Penetapan NTB dilakukan setelah delegasi 12 negara menyimak paparan dan komitmen gubernur NTB saat bertindak sebagai `keynote speech` di forum IGIF di provinsi Jeju Korea SelatanMataram, (Antara) - Provinsi Nusa Tenggara Barat ditetapkan sebagai tuan rumah Internasional Green Island Forum ( IGIF) tahun 2015.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda NTB H Lalu Gita Aryadi di Mataram, Minggu, mengatakan penetapan NTB sebagai tuan rumah setelah perwakilan peserta dari 12 negara melihat komitmen Gubernur TGH Zainul Majdi dalam mendukung konsep pembangunan hijau.
"Penetapan NTB dilakukan setelah delegasi 12 negara menyimak paparan dan komitmen gubernur NTB saat bertindak sebagai `keynote speech` di forum IGIF di provinsi Jeju Korea Selatan," kata Lalu Gita Aryadi.
Gita menjelaskan, penetapan NTB sebagai tuan rumah IGIF tahun 2015, setelah dibagian akhir kegiatan pertemuan IGIF II di provinsi Jeju, Korea Selatan para perwakilan dari 12 negara melakukan pertemuan khusus, membahas agenda IGIF kedepan, termasuk penentuan tuan rumah penyelenggaraan IGIF III tahun 2015 mendatang.
Diperkirakan jumlah peserta yang akan hadir di Lombok, melebihi jumlah peserta pertemuan IGIF II di Jeju, Korea Selatan.
"Setidaknya nanti akan hadir ke Lombok peserta dari 15 negara anggota IGIF. Bahkan, tak ketinggalan selain delegasi IGIF juga akan diikuti dengan kedatangan para investor Korea yang tertarik untuk mengembangkan green tourism, green energy sebagaimana yang sudah diterapkan di Korea selatan," jelasnya.
Karenanya, menyikapi penunjukan NTB sebagai tuan rumah pertemuan IGIF III, gubernur menyambut baik dan menyatakan kesiapannya. Bahkan pertemuan IGIF III nanti bisa dirangkaikan dengan pertemuan para gubernur yang tergabung dalam provinsi berbasis kepulauan.
"Ya nanti akan di undang sekalian gubernur Kepulauan Riau, gubernur Bangka Belitung, gubernur NTT, gubernur Sulsel, Gubernur Maluku dan gubernur Maluku Utara untuk presentasi konsep pembangunan propinsi kepulauan," ujar Gita mengutip pernyataan gubernur.
Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB tersebut, menambahkan penunjukan daerah itu, sebagai tuan rumah pertemuan IGIF juga akan dijadikan sebagai ajang untuk mempromosikan Tambora Menyapa Dunia, dimana akan ditandai dengan berbagai event M ICE yang relevan dengan isu-isu lingkungan, Vulkano, perubahan iklim dan sejenisnya.
Selain pertemuan IGIF yang dijadwalkan berlangsung September-Oktober 2015, juga akan ada pertemuan ahli arsitektur landscape tingkat Asia Pasifik pada bulan Agustus 2015.
"Dari berbagai agenda yang sedang dirancang tentu diharapkan akan menelorkan program-program strategis yang kongkrit dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, kelestarian alam dan keseimbangan hidup manusia dengan alam di daerah Kepulauan," ucapnya.
Kehadiran, Gubernur TGH Zainul Majdi di Jeju, Korea Selatan dalam rangka memenuhi undangan untuk menjadi pembicara atau `keynote speech` dalam Internasional Green Island Forum yang dilaksanakan 24-26 September.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Yanes
COPYRIGHT © ANTARA 2026