Mataram, (Antara) - Ribuan peserta mengiktui sepeda wisata keliling sebagian jalan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dalam program "city tour" yang dilepas Wali Kota H Ahyar Abduh, Minggu.
"Program `city tour` menggunakan sepeda ini sebagai ajang untuk memperkenalkan dan memromosikan sejumlah objek wisata yang ada di kota ini," kata Wali Kota Mataram Ahyar Abduh.
Peserta sepeda wisata yang mencapai lebih dari 4.000 orang tersebut berasal dari berbagai kalangan, antara lain pelajar, masyarakat umum, TNI/Polri dan klub sepeda.
Mereka memadati ruas Jalan Pejanggik depan Taman Sangkareang yang menjadi lokasi pemberangkatan.
"Peserta berkeliling kota dengan jarak sekitar lima kilometer dan finis di Taman Udayanan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Mataram H Abdul Latif Nadjib ditemui di sela-sela kegiatan.
Latif mengatakan, sebenarnya Disbudpar telah bersurat dan melakukan komunikasi dengan para pemilik hotel untuk mengajak wisatawan ikut serta dalam kegiatan tersebut. Namun hal itu belum dapat berjalan sesuai harapan, sehingga peserta yang ikut merupakan masyarakat lokal di daerah ini.
Namun demikian, katanya, hal itu tidak menjadi masalah, karena kegiatan ini menyasar masyarakat lokal melalui program "ayo ke Mataram" agar dapat mengenal dan mengetahui lokasi objek wisata di daerahnya sendiri.
"Jangan sampai sebagai masyarakat lokal tidak mengetahui potensi dan lokasi objek wisata yang ada," ujarnya.
Menurutnya, sejak dilepas di Taman Sangkareang, peserta sepeda wisata yang menuju ke arah timur Kota Mataram, langsung melewati titik nol di patung buaya atau persimpangan kantor Gubernur NTB.
Kemudian, peserta melewati objek wisata Pure Meru, Taman Mayure, selanjutnya di persimpangan Sweta peserta belok kiri dan melintasi Taman Selagalas.
Setelah itu, peserta melintasi wisata religi "Makam Titigangse" di Sayang-sayang, selanjutnya pasar seni Kota Mataram, Water Park Nirwana dan terakhir Taman Udayanan.
"Dengan mengikuti `city tour` para peserta sudah dapat melihat sejumlah objek wisata di daerah ini, dan diharapkan bisa menjadi referensi dalam melakukan promosi wisata," ujarnya.
Menurut dia, kegitan sepeda wisata bertujuan untuk mensosialisasikan program "ayo ke Mataram". Wisata kota dengan menggunakan sepeda ini dapat menjadi embrio dalam promosi pariwisata dan bisa menjadi agenda tahuan seperti halnya kegiatan "Audax".
Sementara itu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut, diharapkan ke depan peserta tidak hanya melewati sebagain wilayah Kota Mataram, namun melintasi secara keseluruhan dari kota ini, agar semua objek dan potensi budaya serta pariwisata dapat terpromosikan.
"Kita ingin kegiatan `city tour` dengan sepeda ini bisa menjadi program berkesinambungan dan menjadi agenda pariwisata setiap tahun," katanya.