Kami langsung mengamankan kedua pelaku dari amukan warga dan menggiringnya ke pos keamanan Unram
Mataram,  (Antara) - Dua pelaku pencurian yakni AD (21) dan BA (22) tertangkap tangan oleh warga setelah diketahui merampas telepon genggam milik seorang mahasiswi Universitas Mataram Novi Afni Nabila (20) asal Gerung, Lombok Barat, Kamis.

Saat itu, korban yang menggunakan sepeda motor seorang diri, melintas di depan Gedung Auditorium Unram sekitar pukul 15.15 WITA. Tiba-tiba kedua pelaku melaju dengan kecepatan tinggi langsung menyambar telepon genggam milik korban.

Namun nasib buruk menimpa kedua pelaku, selang beberapa menit setelah berhasil merampas barang korban, rantai sepeda motor yang ditumpangi terlepas dan membuatnya tidak bisa melarikan diri.

Warga yang melintas dan mengetahui hal itu secara tidak langsung mendekati kedua pelaku dan langsung menghakimi AD yang saat itu menjadi "joki", sedangkan BA mencoba melarikan diri dan meninggalkan rekannya.

Namun, saat mencoba melarikan diri ke arah jalan besar depan Unram, BA berhasil ditangkap oleh warga sekitar dan menjadi pelampiasan amarah warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Ibnu Ali, petugas keamanan Unram yang kebetulan sedang berjaga tidak jauh dari tempat kejadian, mengatakan bahwa dirinya mendengar teriakan seorang perempuan yang meminta tolong dan bergegas menuju lokasi kejadian.

"Saat datang ke lokasi, saya melihat ada anak muda sedang dihakimi massa yang tertangkap tangan telah mencuri telepon genggam mahasiswi itu," katanya.

Pada jarak 100 meter dari luar kampus, Ibnu mendengar ada warga yang sedang menghakimi pelaku. "Rekan pelaku mencoba melarikan diri saat sepeda motor yang digunakannya macet," ucapnya.

Melihat hal itu, Ibnu langsung menghubungi pihak kepolisian untuk segera datang dan mengamankan kedua pelaku. Sementara dia bersama rekannya yang sedang bertugas berupaya mengamankan kedua pelaku dari amukan warga.

"Kami langsung mengamankan kedua pelaku dari amukan warga dan menggiringnya ke pos keamanan Unram," katanya.

Kemudian, sekitar pukul 15.30 WITA, pihak kepolisian dari Polres Mataram datang dan langsung membawa kedua pelaku untuk diamankan. Akibat kejadian tersebut, keduanya mengalami luka lebam yang cukup serius di bagian wajahnya.

Sedangkan, korban Novi merasa bersyukur barang miliknya berhasil diselamatkan. "Saya bersyukur pencurinya bisa tertangkap dan telepon genggam saya bisa diselamatkan," ujarnya.

Novi mengira kedua pelaku adalah rekannya yang mengajak bercanda dengan cara merampas telepon genggam dari tangannya. Namun, setelah memperhatikan lebih jauh, Novi menyadari bahwa keduanya adalah pencuri.

"Saat tahu mereka pencuri, saya langsung berteriak," ucapnya.


Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026