"Perolehan opini WTP dari BPK NTB ini merupakan hasil kerja keras dan kerja bersama antara semua pihak baik eksekutif maupun legislatif dalam pengelolaan keuangan daerah"
Mataram,  (Antara NTB)- Pemerintah Kota Mataram berhasil meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2014.

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK sekaligus piagam bagi WTP diberikan oleh Kepala Perwakilan BPK NTB H Eldy Mustafa kepada Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh didampingi Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, di Mataram, Selasa (26/5).

Menyikapi keberhasilan Kota Mataram meraih predikat WTP, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengaku seperti mendapat kejutan yang sangat besar di akhir masa jabatannya yang akan segera berakhir pada 10 Agustus 2015.

"Perolehan opini WTP dari BPK NTB ini merupakan hasil kerja keras dan kerja bersama antara semua pihak baik eksekutif maupun legislatif dalam pengelolaan keuangan daerah," katanya.

Dikatakannya, upaya mendapatkan predikat WTP merupakan upaya panjang yang telah ditempuh bersama setelah selama delapan tahun berturut-turut sejak 2006 hanya meraih opini wajar dengan pengecualian (WDP).

"Keberhasilan ini tentunya menjadi tantangan ke depan yang akan lebih berat lagi untuk mempertahankannya," ujar orang nomor satu di Kota Mataram ini.

Terkait dengan itu, wali kota segera mempersiapkan diri untuk menghadapi pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik dan maksimal agar dapat mempertahankan predikat WTP.

Upaya yang akan dilakukan antara lain dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), secara kualitatif maupun kuantitatif.

Selain itu, menerapkan prinsip kehati-hatian pada pengelolaan keuangan daerah, serta membentuk sistem manajemen keuangan yang akan memudahkan pengelolaan keuangan daerah.

"Predikat ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk meningkatkan kinerja dalam membangun Kota Mataram ke arah yang lebih baik lagi," katanya.

Kota Mataram menjadi satu dari enam kabupaten/kota se-NTB yang memperoleh predikat WTP untuk pertama kalinya.

Selain Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Dompu juga mendapatkan WTP.

Sedangkan dua kabupaten, masing-masing Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa berhasil mempertahankan predikat WTP yang telah diperoleh dari tahun sebelumnya.

Hanya ada dua kabupaten yang belum berhasil mendongkrak keberhasilannya meraih WTP, yaitu Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Bima. (*)


Pewarta :
Editor: Nirkomala
COPYRIGHT © ANTARA 2026