Mataram (Antaranews NTB) - Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengusulkan 600 nelayan setempat untuk mendapatkan konverter kit dalam program konversi bahan bakar minyak ke elpiji tiga kilogram.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Mataram Hj Baiq Sujihartini di Mataram, Rabu, mengatakan, "Mereka yang kami usulkan ini sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan dari Kementerian ESDM." .

Persyaratan yang dimaksudkan, antara lain, nelayan bersangkutan memiliki kapasitas mesin perahu di bawah 13 PK. Mesin yang dimiliki adalah jenis mesin ketinting bukan mesin tempel.

"Bantuan konverter kit ini bukan memberikan mesin baru ke nelayan, melainkan mesin yang ada dimodifikasi," katanya.

Menurutnya, usulan pemberian bantuan konverter kit bagi nelayan Kota Mataram pada tahap kedua lebih banyak dibandingkan tahap pertama yang hanya 250 nelayan dengan realisasi 200 nelayan, karena banyaknya nelayan yang menginginkan alat tersebut.

Setelah melihat 200 nelayan mendapatkan bantuan dan mengetahui manfaatnya, banyak nelayan yang datang ke kantornya maupun menyampaikan usulan bantuan konverter kit melalui kelompok-kelompok nelayan yang ada.

"Oleh karena itu, dari hasil seleksi kami mendapatkan 600 nelayan yang telah memenuhi syarat dan segera kami usulkan untuk mendapatkan bantuan. Harapannya usulan kita itu bisa terakomodasi sepenuhnya," katanya.

Apalagi, lanjutnya Sujihartini, berdasarkan hasil evaluasi pemberian bantuan konverter kit dari Kementerian ESDM, pelaksanaan di Kota Mataram dinilai pelaksanaanya paling sukses.

"Tidak ada keributan, tidak ada yang memperjualbelikan, menyalahgunakan dan lainnya. Sebaliknya penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan secara maksimal, sehingga terhadap pelaksaan ini kami mendapat kesan baik dari pemerintah," katanya.

Sujihartini menambahkan, konversi BBM ke gas tentunya memberikan keuntungan bagi nelayan. Dengan adanya program itu biaya operasional nelayan bisa lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan BBM.

Misalnya, jika sekali melaut nelayan harus mengisi BBM Rp100 ribu, maka dengan dua tabung elpiji ukuran tiga kilogram bisa digunakan sampai dua hari secara terus menerus.

Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026