Hujan berpotensi guyur NTB saat Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025

id Cuaca Nyepi ,Cuaca Lebaran ,BMKG,NTB ,Lombok ,Sumbawa

Hujan berpotensi guyur NTB saat Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025

Pengendara motor saat melintas di jalan raya Provinsi NTB saat terjadi hujan, Kamis (27/03/2025). ANTARA/Akhyar Rosidi

Mataram (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan cuaca di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode perayaan Nyepi maupun arus mudik Lebaran 2025 atau hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah diprakirakan hujan sedang hingga lebat.

"Selama periode mudik Lebaran 28 Maret hingga 3 April 2025 terpantau beberapa gangguan atmosfer yang mampu menyebabkan peningkatan potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sebagian wilayah NTB," kata Kepala Stasiun Meteorologi Zaenudin Abdul Madjid Lombok, Satria Topan Primadi, dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Jumat.

Ia mengatakan fenomena tersebut terjadi karena adanya bibit siklon 93S di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba NTT2 dan aktifnya gelombang Madden Julian Oscillation (MJO), Equatorial Rossby, Low dan Kelvin di wilayah NTB.

Baca juga: BPBD NTB imbau para pemudik waspadai angin kecang saat hujan

Selain itu, adanya belokan dan pertemuan angin di sekitar wilayah NTB dan kelembapan udara yang cenderung basah di berbagai ketinggian.

"Labilitas atmosfer kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diamati di NTB," katanya.

Berdasarkan hasil analisis kondisi dinamika atmosfer tersebut menunjukkan potensi peningkatan pertumbuhan awan konvektif (awan cumulonimbus) di beberapa wilayah NTB, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada periode 27 Maret – 3 April 2025.

Baca juga: Waspadai potensi cuaca ekstrem di Mataram saat musim pancaroba

Di antaranya pada 27-29 Maret 2025 di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, Dompu dan Kota Bima.

Kemudian 30 Maret hingga 01 April 2025 di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Timur, Sumbawa, Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, Dompu dan Kota Bima.

"Pada 2-3 April 2025 di wilayah Lombok Timur, Sumbawa, dan Bima," katanya.

Oleh karena itu, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang pada periode arus mudik Lebaran 2025.