Pembalap Edo Mortara kecewa ke tim

id Eduardo Mortara,Nyck de Vries,Jakarta E-prix,Jakarta E-prix 2025,Formula E,Formula E 2025

Pembalap Edo Mortara kecewa ke tim

Pembalap Mahindra Racing Edo Mortara dalam konferensi pers setelah balapan Jakarta E-prix yang berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Sabtu (21/6/2025). (ANTARA/FAJAR SATRIYO) (ANTARA/FAJAR SATRIYO)

Jakarta (ANTARA) - Pembalap Mahindra Racing Edo Mortara kecewa ke tim karena rekannya Nyck de Vries gagal finis di Jakarta E-prix 2025.

Dalam balapan yang berlangsung di Jakarta International E-prix Circuit (JIEC), Sabtu, duo Mahindra Racing yakni Mortara dan De Vries berpeluang untuk menyegel dua podium. Namun De Vries yang terkena penalti sepuluh detik tak lama kemudian harus mundur dari balapan karena terkendala masalah teknis dengan sistem pengereman.

"Saya kecewa untuk tim karena harusnya kedua mobil kami bisa finis di podium. Balapan hari ini, campur aduk ada keberuntungan dan kesialan," kata Eduardo Mortara dalam konferensi pers seusai balapan.

Mortara yang menjadi satu-satunya pembalap tersisa Mahindra Racing kemudian mampu mengamankan podium kedua meski sempat bersaing ketat menghadapi pembalap CUPRA KIRO Dan Ticktum yang mengamankan gelar juara.

Pembalap Spanyol tersebut mengatakan bahwa strateginya di mode serangan kurang berjalan lancar terutama ketika memasuki fase kedua.

Baca juga: Jake Dennis mengkeluhkan debu sirkuit JIEC

Hal tersebut yang membuat Mortara gagal memperkecil selisih waktu dengan Ticktum yang sebenarnya sudah kalah dalam persentase daya baterai ketika memasuki lap terakhir.

Ticktum finis dengan mencatatkan waktu 48 menit 33,418 detik atau unggul tipis 0,371 detik dari Mortara di urutan kedua.

Baca juga: Rowland percaya diri bisa meraih hasil terbaik

"Harusnya hasilnya bisa lebih baik. Tapi saya rasa ada potensi lebih di mobil ini, di kualifikasi, dan kecepatan balap juga kuat, jadi kami optimistis menatap balapan selanjutnya," ujar Mortara.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.