Mataram (ANTARA) - Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat, Muhammad Aminurlah menyayangkan tidak ada satu pun putra putri terbaik asal Nusa Tenggara Barat yang duduk di jajaran komisaris PT Injourney Tourism Development Corporation (ITDC).
"Tentu sebagai wakil rakyat di DPRD kami sangat menyayangkan dan menyesalkan tidak ada putra putri terbaik NTB di dalam jajaran komisaris PT ITDC, padahal di periode dua gubernur sebelumnya keterwakilan putra daerah selalu diakomodir, lalu kenapa yang sekarang tidak ada," ujarnya di Mataram, Jumat.
Ia mengatakan sebagai lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, semestinya putra putri terbaik di daerah diberikan ruang dan kepercayaan untuk duduk di jajaran komisaris ITDC, sebagai sebuah representasi atau perwujudan dari kepentingan dan aspirasi masyarakat lokal.
"Putra dan putri daerah kita punya kapasitas, integritas dan paling penting mereka memahami kultur serta persoalan dan dinamika yang dihadapi masyarakat," kata Haji Maman sapaan karibnya.
Baca juga: Bawaslu NTB menerima laporan dugaan pelanggaran Komisaris ITDC
Menurutnya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal harus segera mengambil sikap untuk membicarakan persoalan ini ke Menteri BUMN, Erick Thohir.
"Harus ada sikap dari Gubernur NTB terkait masalah ini. Minimal kalau pak gubernur bicara, saya kira putra putri terbaik bisa masuk di ITDC," ujarnya anggota DPRD NTB dari Dapil Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu ini.
Haji Maman menambahkan lembaga DPRD siap mendampingi Gubernur NTB bertemu Menteri BUMN di Jakarta, sebab jika tidak ada putra putri terbaik NTB dikhawatirkan kepentingan daerah tidak akan masuk di dalam pembahasan strategis.
"Kalau perlu, kita bersama-sama datang ke Jakarta, ke kementerian, agar posisi NTB bisa didengar," ucapnya.
Baca juga: Sekda NTB yang baru didesak lepas jabatan Komisaris ITDC
Ia menekankan bahwa aspirasi ini bukan soal bagi-bagi jabatan, tetapi demi memperkuat posisi tawar daerah, meningkatkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, serta memastikan pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan lokal.
"Kepentingan daerah harus diutamakan. Putra-putri daerah kita tidak kekurangan kualitas. Sudah saatnya mereka diberi kepercayaan untuk memimpin dan membawa perubahan bagi daerah," katanya.
Diketahui mantan Bupati Pandeglang dua periode, Irna Narulita, diangkat menjadi Komisaris utama PT ITDC. Selain Irna juga ada nama Faldo Maldini yang merupakan politisi muda dan pernah mencalonkan diri menjadi wali kota di Kota Tangerang. Selain Irna dan Faldo, dewan komisaris lainnya yakni Asnaedi, Ari Sihasale, dan Ekos Albar.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026