Bima (ANTARA) - Malam penutupan Festival Sangiang Api (FSA) 2025 pecah, dihibur sejumlah artis ibukota seperti Dahlia KDI, Anggun Bima jebolan D'Academy dan artis lokal Tari Julianti serta Isnadi, Minggu malam.
Pantauan ANTARA, sejak sore panggung utama FSA 2025 yang berada di pantai Desa Sangiang, Kecamatan Wera ini diisi dengan sejumlah kegiatan menarik, seperti atraksi seni dan budaya Bima dan lokal Wera, terus dilanjutkan dengan pengumuman juara dari berbagai lomba diantaranya menyelam, perahu mini, perahu dayung hingga sampan layar tradisional.
Malam pun semakin meriah, ribuan pasang mata dan kaki berkumpul, mereka larut dalam euforia diguncang musik dan energi goyangan para artis yang siapkan panitia.
"FSA membuktikan membuktikan kelasnya sebagai pesta rakyat pesisir paling ditunggu di Kabupaten Bima dan NTB," kata Rangga Babuju, salah satu pegiat pariwisata dan ekonomi kreatif Bima.
Baca juga: Festival Sangiang Api di Bima lestarikan budaya kuliner lokal Kadodo Wera
Ia memaparkan, bintang-bintang tamu yang hadir bukan sekadar pengisi acara, mereka adalah pahlawan panggung.
"Dahlia KDI, sendiri sang diva dangdut dengan suaranya menggoda membuka malam dengan hits-hits andalan yang membuat penonton ikut bernyanyi dan berjoget. Aksi panggungnya yang energik membuat suasana langsung meledak," jelasnya.
Selanjutnya, Anggun Bima merupakan artis jebolan ajang D’Academy yang kini menjadi ikon kebanggaan daerah, tampil memukau.
"Vokalnya yang melengking kuat, dibalut aura panggung yang elegan, mencuri perhatian semua penonton. Begitu pun, dengan tampilan bintang lokal. Tari Julianti, dengan suara dan tembang lagu-lagu pop nya," beber Rangga Babuju.
Baca juga: Transplantasi terumbu karang warnai Tour Doro Sangiang di FSA 2025
Sementara Isnadi, pelantun lagu viral Cola Nconggo (Bayar Hutang), sukses mengguncang massa dengan gaya khasnya yang jenaka namun penuh magnet.
"Tidak perlu kami jelaskan kenapa penutupan itu disebut ‘pecah'. Cukup yang hadir dan berada malam itu lah yang menilainya dan merasakan langsung," tandasnya.
Hal senada pun disampaikan, salah seorang pegiat pariwsata Wera, Syaifullah. Ia menyampaikan, FSA 2025 bukan sekadar hiburan dan event ini adalah selebrasi jiwa, identitas, dan kebanggaan lokal.
"Kami tak butuh artis mahal dan papan atas untuk menyalakan kemegahan. Yang dibutuhkan hanyalah keberanian untuk menampilkan yang autentik dan merakyat," tegasnya.
Baca juga: Puluhan ribu penonton hadiri babak final lomba sampan FSA 2025 di Bima
Menurutnya, pelaksanaan FSA 2025 ini telah membangkitkan semangat dan rasa memiliki masyarakatnya Sangiang dan Wera terhadap potensi pariwisata dan kekayaan kebudayaannya.
"Event ini membuatkan kami bangga dan telah membangunkan kami dari tidur panjang selama ini. Saatnya bergerak maju mewujudkan Wera Bangkit, Bima Bermartabat dan NTB Mendunia," imbuhnya.
"Setelah event dan panggung hiburan malam ini, saya yakin banyak warga Sangiang dan Wera juga Bima yang tidak bisa move on dan merasa sedih berhari-hari," sambungnya.
Terakhir, ia menyampaikan rasa hormat dan terimakasih yang sangat mendalam kepada Ikatan Keluarga Wera Nusantara (IKRA), panitia dan pemerintah daerah juga pihak-pihak yang ikut menyukseskan event ini.
"Saya menaruh hormat dan berterimakasih banyak kepada keluarga besar IKRA, seluruh panitia, Pemerintah Kabupaten Bima dan pihak-pihak yang terlibat. Terimakasih atas kehormatannya, terimakasih atas dedikasinya, terimakasih atas hiburan dan panggung megahnya," cetusnya.
Baca juga: Bupati Bima komitmen bawa Festival Sangiang Api ke KEN tahun 2026
"Maafkan atas segala kekurangan pelayanan, ketidak nyaman dan perkataan kami yang tidak pantas selama event ini berlangsung," tutupnya.
Diketahui, event ini terselenggara sejak 28 Juli hingga 3 Agustus dan mengangkat tema "When Nature Meets Culture". Tema ini menyoroti perpaduan antara keindahan alam dan kekayaan budaya yang dimiliki Desa Sangiang.
Festival ini juga bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata Bima ke kancah nasional hingga internasional. Selain itu, juga dilakukan bazar UMKM dan Ekraf, untuk meningkatkan penjualan, memperluas jaringan bisnis, dan memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
Baca juga: Polres Bima Kota gelar rakor pengamanan Festival Sangiang Api 2025
Baca juga: Kemenpar promosikan Festival Sangiang Api 2025 di Bima
Baca juga: IKRA dan Pemkab Bima matangkan penyelenggaraan Festival Sangiang Api 2025
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026