Logo Header Antaranews Mataram

Manajer sebut Dewa United Banten belajar dari klub Eropa

Selasa, 25 November 2025 05:20 WIB
Image Print
Pelatih Bogor Hornbills Cesar Camara Perez (kiri) berfoto bersama dengan pebasket Bogor Hornbills Daniel Timothy Wenas (kedua kiri), Calvin Chrissler (kedua kanan) dan Hans Abraham (kanan) saat peluncuran klub basket Indonesian Basketball League (IBL) 2026 Bogor Hornbills di GOR Laga Tangkas, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/11/2025). Borneo Hornbills resmi melakukan transformasi menjelang bergulirnya IBL 2026 dengan mengganti nama menjadi Bogor Hornbills sebagai representasi masyarakat Kabupaten Bogor yang memiliki slogan Rise of the Hornbills dengan target meraih juara IBL 2026. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc. (ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH)

Jakarta (ANTARA) - Manajer Dewa United Banten Zaki Iskandar menyebut bahwa tim belajar banyak dari sejumlah klub Eropa di Spanyol, guna membangun fondasi tim agar lebih bagus, setelah melakukan kunjungan kerja selama delapan hari.

Dia menjelaskan, manajemen banyak mempelajari ekosistem basket Eropa sebagai upaya memperkuat fondasi jangka panjang klub, dengan melakukan studi banding ke sejumlah tim elite Liga ACB (liga bola basket kasta tertinggi di Spanyol), seperti FC Barcelona Basquet, Club Joventut Badalona, serta klub pengembangan Zentro Basket Madrid.

"Kami melihat langsung bagaimana klub-klub besar di Spanyol membangun kultur profesional yang sangat kuat, baik di level akademi maupun tim utama, jadi banyak hal yang bisa kami adaptasi untuk meningkatkan kualitas klub," kata dia dalam laman klub, Senin.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan Dewa United mendapatkan kesempatan meninjau fasilitas latihan, akademi pemain muda, hingga struktur manajemen klub-klub top Spanyol. Zaki menyatakan pengalaman itu menjadi pijakan penting dalam upaya klub membangun standard organisasi yang lebih profesional bagi Anak Dewa.

Sebab, dia dan tim juga berdiskusi intensif dengan perwakilan Barcelona dan Badalona guna membahas metodologi latihan, sports science, pengembangan pemain usia muda, hingga manajemen pertandingan jangka panjang.

Menurut dia, berbagai wawasan tersebut memberi arah baru bagi klub untuk memperkuat pembinaan dan struktur internal. Selain dua klub elite itu, Dewa United juga mengunjungi Zentro Basket Madrid yang berkompetisi di Tercera FEB. Klub tersebut dikenal dengan pengembangan pemain melalui pendekatan akar rumput yang sistematis.

Baca juga: Yeremia gabung Rajawali setelah Bima Perkasa absen

Model pengembangan itu disebut relevan dengan kebutuhan tim juara IBL 2025 itu dalam membangun jalur pembinaan yang berkelanjutan di Indonesia. Selama di Spanyol, rombongan turut menyaksikan langsung pertandingan Liga ACB dan EuroLeague. Pengalaman itu menjadi referensi bagi klub untuk memahami standar kompetisi tingkat tinggi, baik dari aspek kualitas permainan maupun penyelenggaraan pertandingan.

Zaki menambahkan bahwa rangkaian kunjungan ini turut membuka peluang kolaborasi internasional bagi klub.

Baca juga: Hangtuah kontrak pemain peraih perunggu dalam PON Aceh-Sumut

"Kunjungan ini membuka pintu kerja sama dan pengetahuan baru yang sangat berharga," ujar manajer tim itu.

Pengetahuan yang diperoleh dari studi banding itu, tambah dia, juga menjadi bekal bagi tim dalam mempersiapkan keikutsertaan pada Basketball Champions League (BCL) Asia 2026. Manajemen berharap langkah ini dapat meningkatkan kesiapan teknis dan non-teknis, sekaligus memperkuat kontribusi bagi perkembangan bola basket di Tanah Air.




Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026