Ukraina harus menggelar pemilu setelah darurat militer dicabut

id Pemilihan presiden, Ukraina, darurat militer,referendum,parlemen

Ukraina harus menggelar pemilu setelah darurat militer dicabut

Ilustrasi - Delegasi Amerika Serikat dalam pembicaraan konflik Rusia-Ukraina di Jenewa, Swiss. ANTARA/Anadolu/py.

Bishkek (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis, mengatakan Ukraina harus segera menggelar pemilihan presiden dan referendum begitu darurat militer dicabut.

“Begitu tercapai kesepakatan perdamaian dalam bentuk apa pun dan pertempuran berhenti, darurat militer harus segera dicabut. Jika darurat militer dicabut, pemilihan presiden harus segera diumumkan. Setelah itu, referendum harus digelar terkait seluruh isu teritorial,” ujar Putin kepada wartawan di Bishkek, Kirgistan.

Putin menyebut kepemimpinan Ukraina melakukan kesalahan strategis ketika tidak menyelenggarakan pemilihan presiden. Ia menambahkan bahwa Rusia tetap menggelar pemilu, termasuk pemilu presiden, bahkan di tengah operasi militer.

Baca juga: Penghargaan detikcom jadi pelecut keterbukaan informasi parlemen
Baca juga: Parlemen Uni Eropa permudah penangguhan bebas visa pelanggar HAM

Menurut Putin, sulit bagi kepemimpinan Ukraina saat ini untuk memenangkan pemilu tanpa kecurangan. Ia juga mengingatkan bahwa hanya Verkhovna Rada, parlemen Ukraina, yang berwenang memperpanjang masa jabatannya selama darurat militer, bukan presiden.

Sumber: Sputnik-OANA


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.