Mataram (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman dan melimpah selama perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru (Nataru) 2025-2026a, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan melakukan aksi pembelian berlebihan.
Pimpinan Wilayah Bulog NTB Mara Kamin Siregar, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif dengan membuka Posko Sembako Natal dan Tahun Baru di sejumlah titik strategis guna menjamin kelancaran distribusi pangan, termasuk pada hari libur.
"Bulog tidak ada libur dalam rangka Natal dan Tahun Baru. Kami tetap beroperasi penuh demi menjaga ketenangan masyarakat terkait kebutuhan pangan pokok," kata Mara saat memantau harga dan ketersediaan pangan di pasar bersama Satgas Pangan Polda NTB dan Polresta Mataram, di pasar tradisional Kebon Roek, Mataram, Kamis (25/12).
Ia menjelaskan layanan penjualan sembako di depan Kantor Wilayah Bulog NTB maupun kantor cabang tetap dibuka pada Sabtu dan Minggu hingga pukul 15.00 WITA. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses pangan dengan mudah selama periode libur panjang.
Dari sisi ketersediaan, Bulog NTB mencatat stok beras di gudang saat ini mencapai sekitar 158.000 ton. Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat NTB dalam jangka panjang.
"Stok beras kita sekitar 158.000 ton. Ini cukup aman untuk kebutuhan hingga sekitar 43 bulan ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Mara.
Selain ketersediaan stok, Bulog juga memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga. Hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional menunjukkan harga beras, gula, dan minyak goreng masih stabil serta belum ditemukan lonjakan permintaan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.
Baca juga: Kantor Bulog Lombok Timur di demo warga
Untuk menjaga kondisi tersebut, Bulog NTB bersama Satgas Pangan Polda NTB terus melakukan pengawasan ketat di lapangan, mulai dari pencatatan harga hingga pengecekan ketersediaan pangan di tingkat pedagang.
Masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok Bulog melalui berbagai saluran, antara lain Posko Pasar di pasar-pasar utama, layanan penjualan di kantor Bulog, jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di permukiman warga, serta layanan mobilisasi distribusi yang dikoordinasikan dengan Dinas Ketahanan Pangan jika dibutuhkan.
Baca juga: Stok beras di NTB aman, 167,64 juta kilogram tersimpan di gudang Bulog
Mara kembali mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.
"Kami pastikan semua aman dan lancar. Masyarakat tidak perlu panik," ujarnya, sembari menyampaikan ucapan selamat Natal bagi umat Kristiani yang merayakan.
Pewarta : Awaludin
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026