Uni Eropa larang peralatan buatan China di infrastruktur penting

id uni eropa,china,teknologi china,perusahaan china,hubungan china-uni eropa

Uni Eropa larang peralatan buatan China di infrastruktur penting

Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia (23/5/2025). ANTARA/Xinhua/Zhao Dingzhe/aa.

Moskow (ANTARA) - Uni Eropa bersiap untuk secara bertahap menghapus penggunaan peralatan buatan China dalam infrastruktur penting, demikian laporan Financial Times pada Sabtu, yang mengutip para pejabat.

Sebagai bagian dari rencana ini, penggunaan peralatan buatan perusahaan China, termasuk Huawei dan ZTE, dalam jaringan telekomunikasi Uni Eropa, energi surya, dan perangkat pengujian sistem keamanan akan dilarang, menurut laporan tersebut.

Berdasarkan proposal atau usulan yang diperkirakan akan diajukan Uni Eropa pada 20 Januari, ketentuan yang saat ini bersifat sukarela terkait penolakan penggunaan peralatan perusahaan China dapat menjadi wajib bagi semua negara anggota Uni Eropa, lapor Financial Times.

Baca juga: Pesawat tak terdeteksi radar anti-siluman dikembangkan di China
Baca juga: Indonesia tawarkan sektor teknologi kepada investor China

Laporan itu menambahkan bahwa tenggat waktu spesifik akan bergantung pada risiko yang diduga ditimbulkan oleh perusahaan tertentu, sebagaimana dinilai oleh Uni Eropa. Sementara itu, perwakilan dari industri yang terdampak larangan menyatakan kepada surat kabar bahwa sejauh ini belum ada alternatif yang dapat diandalkan untuk produk asal China.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Uni Eropa untuk mengurangi ketergantungannya pada pemasok luar negeri, termasuk China dan Amerika Serikat.

Sumber: RIA Novosti/Sputnik

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.