Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan ribuan Penerang Jalan Umum (PJU) di wilayah kota itu tetap menyala selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026.

Kepala Dishub Kota Mataram Zulkarwin di Mataram, Selasa, mengatakan untuk memastikan PJU se-Kota Mataram menyala, pihaknya menggencarkan pemeliharaan PJU untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

"Langkah itu diambil agar seluruh ruas jalan utama di Kota Mataram tetap terang benderang sebab saat Ramadhan aktivitas malam masyarakat meningkat," katanya.

Selain itu, kata dia, tim Dishub juga melakukan patroli rutin secara berkala untuk mengecek kondisi fisik lampu maupun jaringan kabel.

"Kami tetap patroli untuk memastikan PJU menyala," katanya.

Baca juga: PJU jenis SON-T di Mataram siap diganti dengan teknologi LED

Namun karena jumlah PJU di Kota mencapai sekitar 3.000 titik, pihaknya sangat mengharapkan bantuan masyarakat jika menemukan lampu yang padam untuk segera melapor.

Pasalnya, kata dia, terkadang kendala itu muncul akibat faktor cuaca atau gangguan jaringan yang tidak diprediksi.

Zulkarwin mengatakan ada pembagian kewenangan dalam pengelolaan PJU di Mataram. Untuk Dishub, memiliki tanggung jawab terhadap lampu-lampu yang berada di jalur utama. Sementara lampu di area taman atau lingkungan pemukiman berada di bawah wewenang Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disprkim).

Baca juga: Sebanyak 145 titik PJU tenaga surya dipasang di MataramBeberapa titik yang menjadi perhatian khusus dalam pemeliharaan, antara lain Jalan Udayana dilakukan pada titik-titik yang sering digunakan masyarakat berkumpul hingga malam hari.

"Selain itu area Banjar Getas dan Jalan Selaparang dilakukan pengecekan rutin untuk memastikan distribusi cahaya yang merata," katanya.

Sementara menyinggung tentang anggaran pemeliharaan PJU, Zulkarwin menyebutkan untuk periode semester pertama tahun 202 pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 juta. Anggaran itu digunakan mencakup penggantian lampu, perbaikan jaringan kabel, dan biaya operasional pemeliharaan lainnya.

"Jika kurang, kami bisa ajukan melalui APBD perubahan 2026. Untuk tahun 2025 anggaran perawatan mencapai sekitar Rp300 juta untuk satu tahun penuh," katanya.

Baca juga: Pemasangan PJU tenaga surya di Mataram dianggarkan Rp10 miliar



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026