Mataram (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebutkan ritase pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat, kembali normal menjadi empat ritase.
"Alhamdulillah hampir seminggu ini pembuangan sampah ke TPA kembali normal. Dari satu ritase, kini normal jadi empat ritase," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Jumat.
Sebelumnya, ritase pembuangan sampah ke TPA dibatasi hanya sekali sehingga mengakibatkan penumpukan di sejumlah tempat penampungan sementara (TPS) di Kota Mataram.
Operasional TPA Kebon Kongok kembali normal setelah dilakukan penataan tahap pertama landfill di kawasan tersebut.
Baca juga: NTB gas pol tata kelola sampah terpadu, TPA Kebon Kongok jadi fokus
Dia mengatakan dengan kebijakan dibuka kembali TPA Regional itu, maka pengurangan sampah di TPS sudah mulai dilakukan.
Dinas Lingkungan Hidup saat ini memprioritaskan pengurangan di TPS Bintaro, Ampenan.
"Sampah di TPS Bintaro, kami prioritaskan pengurangan karena kondisinya sudah parah dan mengganggu pengendara sebab berada persis di jalan utama," katanya.
Baca juga: Mataram anggarkan Rp1,7 miliar untuk perluasan TPA Kebon Kongok
Kondisi saat ini, katanya, volume sampah di TPS Bintaro sudah jauh berkurang dari sebelumnya dan ditargetkan tumpukan sampah di TPS Bintaro Ampenan bisa selesai selama tiga minggu ke depan.
"Setelah ritase buang sampah ke TPA Kebon Kongok normal, kami targetkan tiga minggu ke depan TPS Bintaro kembali bersih," katanya.
Setelah TPS Bintaro Ampenan, petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram akan menyasar TPS Sandubaya sebab volume sampah di TPS tersebut sudah kelebihan kapasitas.
"Untuk sampah di TPS Sandubaya, segera kami cicil angkut ke TPA setelah TPS Bintaro Ampenan bersih," katanya.
Baca juga: TPA Kebon Kongok diperluas atasi sampah Mataram-Lombok Barat
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026