Dompu (ANTARA) - Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan truk fuso bermuatan 21 ekor sapi terjadi di Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Selasa (31/3) sekitar pukul 23.10 WITA. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Truk fuso berwarna hijau bernomor polisi P 9112 VJ itu dikemudikan Subur Edi Witiko (36) dengan membawa lima penumpang. Kendaraan diketahui berangkat dari Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima dengan tujuan Kota Tangerang.
Dua korban meninggal dunia masing-masing Ismail (60), petani asal Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, serta Diana Farida (36), warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Sementara itu, empat korban luka yakni pengemudi Subur Edi Witiko (36), Sarjan (38) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, serta Fathurahman (33) dan Supardin (35), keduanya warga Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis di RS Pratama Manggelewa.
Baca juga: Sat Lantas Polres Dompu pasang papan imbauan di titik rawan kecelakaan
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Dompu, IPTU I Komang Wahyu Purbayasari mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
"Kami telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan data dan keterangan. Dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi dalam mengendalikan kendaraan di jalur turunan dan menikung, ditambah faktor teknis kendaraan," ujarnya di Dompu, Rabu.
Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur melalui Kasi Humas IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut.
"Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya para korban. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan mengutamakan keselamatan," katanya.
Baca juga: Truk Dalmas pengangkut amunisi TNI terguling di Dompu
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta berkoordinasi dengan keluarga korban.
Berdasarkan keterangan di lapangan, kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi turunan dan tikungan di Jembatan Sonto Saba, Desa Tekasire. Pengemudi diduga keliru mengoper persneling dari gigi tiga ke gigi dua, namun justru berpindah ke gigi empat sehingga kendaraan melaju tidak terkendali.
Saat dilakukan pengereman, rem kendaraan dilaporkan tidak berfungsi. Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri hingga truk terguling dan masuk ke parit di sisi jalan.
Baca juga: Kapolres Bima Kota selamat dari kecelakaan di Teka Sire Dompu
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026