"Benda tersebut telah diamankan di Lanal Mataram di bawah pengawasan ketat oleh kepolisian militer jajaran Lanal Mataram,"

Mataram (ANTARA) - Pangkalan TNI Angkatan Laut Mataram, Nusa Tenggara Barat mengamankan benda asing menyerupai torpedo berukuran 3,7 meter dengan diameter 65 centimeter seberat 2 ton hasil temuan nelayan di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Senin (6/4).

"Benda tersebut telah diamankan di Lanal Mataram di bawah pengawasan ketat oleh kepolisian militer jajaran Lanal Mataram," kata Komandan Lanal Mataram Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo di Mataram, Rabu.

Ia menyampaikan bahwa Lanal Mataram belum dapat melakukan identifikasi benda asing ini karena keterbatasan sumber daya, melainkan hal tersebut akan dilakukan tim ahli dari Mabes TNI AL.

"Jadi, yang bisa memastikan benda ini dari mana dan sebagainya, nanti kita tunggu hasilnya dari Mabes TNI AL. Nanti akan dibawa ke Jakarta untuk dilakukan penelitian dan pemeriksaan lebih dalam," ucapnya.

Untuk pengiriman dari benda asing ini ke Mabes TNI AL, Danlanal Mataram tidak mengungkapkan waktu pasti. Dia hanya menyatakan, pengiriman dalam upaya untuk mengetahui fungsi dan cara kerja benda tersebut akan terlaksana dalam waktu dekat.

Begitu juga dengan hasil identifikasi dari Mabes TNI AL, ia mengaku belum dapat memastikan hal tersebut.

"Yang jelas dalam waktu dekat ini (kirim ke Mabes TNI AL), kita tetap berkoordinasi nantinya dengan mabes. Kapannya (hasil identifikasi), kita tunggu saja," ucapnya.

Meski belum dapat memastikan fungsi dari benda asing tersebut, Lanal Mataram telah menerima hasil pemeriksaan sementara Tim Gegana Satuan Brigadir Mobile (Satbrimob) Polda NTB.

"Hasil pemeriksaan awal oleh tim Gegana Polda NTB dengan menggunakan alat pendukung, telah memastikan objek atau benda asing ini tidak memiliki atau tidak mengandung bahan peledak maupun radioaktif," ujar dia.

Lebih lanjut, Danlanal Mataram menyampaikan selain menyerahkan benda asing tersebut ke Mabes TNI AL, pihaknya juga akan memberikan informasi hasil pemeriksaan Tim Gegana Satbrimob Polda NTB maupun kronologis penemuan.

Benda asing ini kali pertama ditemukan seorang nelayan dalam posisi mengapung di perairan sebelah Utara Gili Trawangan dengan jarak 10 mil dari bibir pantai.

Atas temuan tersebut, nelayan bernama Harianto (28) langsung menginformasikan kepada pihak anggota Pospol Gili Trawangan dan sempat dievakuasi sementara ke pesisir Gili Trawangan pada Senin pagi (6/4) sekitar pukul 10.00 Wita.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026