Mataram (ANTARA) - Tim Gegana Satuan Brigadir Mobile Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memastikan benda berbentuk cerutu besar mirip torpedo hasil temuan nelayan yang menjaring ikan di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, tidak mengandung bahan peledak.
"Hasil awal memastikan benda tersebut steril dari bahan peledak dan radioaktif," kata Kepala Polres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta melalui pernyataan yang diterima di Mataram, Senin malam.
Ia mengatakan, tim gegana telah memastikan hal tersebut sesuai hasil pemeriksaan menggunakan alat deteksi bahan peledak Kerber T serta detektor radioaktif RIIDEye X, langsung dari pesisir pantai tempat evakuasi sementara pada Senin siang (6/4).
Dia menjelaskan bahwa benda mirip torpedo berwarna hitam tersebut memiliki ukuran panjang sekitar 3,7 meter dengan diameter kurang lebih 70 centimeter. Benda ini lebih mirip pada perangkat survei atau observasi bawah laut.
Dari sekitar badan benda juga terdapat sejumlah perangkat elektronik yang terpasang dan ada tulisan huruf mandarin seperti labelisasi produk. Ada satu kata pada badan benda yang dapat terbaca seperti sebuah akronim bertuliskan CSIC yang berlatar biru dan juga nampak angka tujuh berwarna sama nampak seperti logo.
Berdasarkan penelusuran, CSIC merujuk pada PT China Shipbuilding Industry Corporation (CSIC), salah satu perusahaan galangan kapal milik negara Tiongkok yang dikenal sebagai produsen utama peralatan maritim.
Baca juga: Brimob evakuasi penemuan peluru meriam di Lombok Tengah
Namun demikian, kepolisian belum berani menarik kesimpulan ke arah informasi tersebut karena proses identifikasi masih berlangsung dengan komunikasi para pihak terkait. Lebih lanjut, atas temuan tersebut pihak kepolisian menyerahkan penanganan lanjutan kepada Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram.
"Kami serahkan ke TNI AL untuk penanganan lebih lanjut, termasuk identifikasi teknis secara mendalam," ujarnya.
Baca juga: Tim Jibom Subden 3 Gegana Satuan Brimob Sumbawa evakuasi granat di Bawah jembatan Sungai Brang Bara
Agus menegaskan bahwa penanganan awal oleh pihak kepolisian sudah berjalan secara terukur dengan melibatkan berbagai pihak guna mengantisipasi segala kemungkinan ancaman keamanan maupun kedaulatan wilayah.
Sebagai bentuk atensi hasil temuan, kepolisian turut memasang garis pengamanan di lokasi evakuasi sementara yang berada di pesisir pantai Gili Trawangan.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026