Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) siap memenuhi kebutuhan warga terdampak konflik sosial di Kabupaten Halmahera Tengah dan korban gempa bumi di Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara.
"Bismillah, kita tindaklanjuti, Pak Wagub. Kami dukung apa yang dibutuhkan," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat menerima audiensi Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa.
Adapun konflik sosial itu terjadi di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, melibatkan warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, dipicu oleh penemuan jenazah seorang warga, Kamis (2/4) dini hari.
Berdasarkan laporan yang diterima Kementerian Sosial, peristiwa tersebut berkembang menjadi bentrokan antarwarga yang hingga mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan sejumlah rumah.
Saifullah menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti kebutuhan warga terdampak sebagai bagian dari upaya penanganan pascakonflik.
Ia juga memastikan untuk memenuhi kebutuhan korban bencana gempa bumi, seperti bantuan logistik hingga pemulihan trauma pascabencana.
Baca juga: Mensos kawal pembangunan SR seluas 9,6 Ha di OKU Timur
Dalam pertemuan tersebut juga membahas progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.
Ada dua gedung permanen Sekolah Rakyat yang sedang dibangun. Pertama berlokasi di Desa Rioribati, Kabupaten Halmahera Barat dan Desa Kukumutuk, Kabupaten Halmahera Utara.
Baca juga: Mensos siap bangun kampung nelayan terpadu di NTB
Pembangunan fasilitas pendidikan berbasis asrama khusus untuk anak dari keluarga berperekonomian miskin - rentan miskin itu ditangani oleh tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Meski demikian, Saifullah meminta pemerintah daerah juga ikut memantau progres pembangunan yang ditargetkan selesai Juli mendatang.
"Insya Allah, saya mau lihat pembangunan Sekolah Rakyat," kata dia.
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026