Lombok Utara (ANTARA) - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad pelajar atas nama Rozi Herliawan (15), warga Desa Santong, yang dilaporkan hilang di Air Terjun Tiu Bombong, Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa pagi," kata Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal Lombok Utara Gusti Komang Aryadana di Lombok Utara, Selasa.
Operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Selang 30 menit pencarian, tepat pada pukul 06.30 WITA, warga setempat menemukan korban dalam posisi mengambang tidak jauh dari titik awal dilaporkan hilang.
"Usai penemuan tersebut, tim SAR segera melakukan proses pengamanan dan packing jenazah yang didahului proses identifikasi dari pihak kepolisian," katanya.
Mengingat medan di sekitar Air Terjun Tiu Bombong yang cukup ekstrem, proses persiapan evakuasi ini berlangsung hingga pukul 09.00 WITA.
Tantangan berikutnya muncul saat tim harus membawa jenazah melalui jalur darat dengan medan yang terjal. Perjalanan dari titik air terjun menuju lokasi ambulans memakan waktu sekitar 50 menit.
"Tepat pada pukul 09.50 WITA tim berhasil mencapai titik jemput dan langsung memindahkan korban ke ambulans desa untuk dibawa ke Puskesmas Santong," katanya.
"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah segera diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka," katanya.
Peristiwa nahas ini sebelumnya bermula pada Senin (20/4) siang saat korban sedang mandi bersama dua rekannya. Cuaca buruk yang memicu peningkatan debit air secara mendadak membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri dan terseret arus deras.
Baca juga: Tim SAR melakukan pencarian remaja hilang di air terjun Tiu Bombong
Keberhasilan operasi SAR ini merupakan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal, Polsek Kayangan, Koramil Gangga, Damkar Pos Kayangan, Barasiaga, Relawan GPA Santong, Rimba Raya Bentek, PMI Gangga, serta dukungan penuh dari warga sekitar.
"Dengan diserahkannya korban ke pihak keluarga, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup," katanya.
Sebelumnya tim SAR gabungan melakukan pencarian setelah menerima laporan atas kejadian tersebut, tim rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan rescue car dan membawa peralatan SAR air.
Baca juga: Tim SAR menemukan korban hilang di Air Terjun Nanas
“Pencarian langsung dilakukan begitu mendapatkan informasi," katanya.
Pihaknya berharap kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas di tempat wisata untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
"Kami imbau masyarakat tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026