"Mari sukseskan event lari Lombok 2026 ini dan memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang tetap berakar kuat pada budaya lokal,"
Lombok Tengah (ANTARA) - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal menyambut baik dan mendukung event lari Lombok yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lombok Tengah, pada 11-12 Juli 2026 dalam memperkuat identitas sport tourism di NTB.
"Mari sukseskan event lari Lombok 2026 ini dan memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang tetap berakar kuat pada budaya lokal," kata Lalu M Iqbal dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Minggu.
Sebelum event di mulai, panitia event run Lombok 2026 melaksanakan kegiatan "Betabeq" yang merupakan tradisi luhur masyarakat Sasak yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk permohonan izin, restu, keselamatan, dan perlindungan kepada Allah SWT sebelum melaksanakan kegiatan penting.
"Tradisi ini menjadi simbol penghormatan kepada alam, masyarakat, serta nilai-nilai budaya yang terus tetap dijaga hingga saat ini," katanya.
Ia mengatakan event lari ini bukan hanya tentang ribuan pelari yang akan berkompetisi dan menikmati keindahan Lombok atau Nusa Tenggara Barat. Lebih dari itu, event lari ini menjadi ruang pertemuan antara olahraga, budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.
"Kehadiran para peserta dari berbagai daerah di Indonesia akan turut menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, transportasi, kuliner, hingga destinasi wisata lokal," katanya.
Ia mengatakan kekuatan daerah ini tidak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada budaya, keramahan masyarakat, dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Bumi Gora.
Karena itu, melalui ritual Betabeq, NTB ingin menyampaikan pesan kepada seluruh peserta dan tamu yang akan hadir, datanglah sebagai tamu, dan pulanglah sebagai keluarga.
"Mari sukseskan event ini untuk kemajuan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di NTB," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026