"Kalau ada aksi di pulau Sumbawa dan memblokade pelabuhan, maka kami aliansi aktivis lombok akan gelar aksi tandingan,"

Lombok Timur (ANTARA) - Aliansi Aktivis Lombok Bersatu mengancam akan menggelar aksi tandingan di Pelabuhan Khayangan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat jika Aliansi Presidium Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa melakukan blokade Pelabuhan Poto Tano.

"Kalau ada aksi di pulau Sumbawa dan memblokade pelabuhan, maka kami aliansi aktivis lombok akan gelar aksi tandingan," ungkap Koordinator Aliansi Aktivis Lombok Bersatu, HL Muliadi di Lombok Timur, Senin.

Muliadi mengagakan, saat ini pihaknya masih menunggu dan memantau perkembangan. Namun jika massa di Sumbawa turun dan memblokade Pelabuhan Poto Tano hingga mengganggu aktivitas, pihaknya memastikan akan turun aksi.

"Kalau kami turun, tentunya akan melumpuhkan jalur ekonomi ke Pulau Sumbawa, mulai dari kebutuhan sandang, pangan, BBM, maupun lainnya," sebutnya. 

Menurut Mulyadi, dirinya tak melarang rekan rekan yang ada di pulau Sumbawa, tetapi hendaknya aksi dilakukan dengan baik, tanpa melakukan memblokade pelabuhan. 

"Kalau itu dilakukan, kami juga akan melakukan hal yang sama, akan melumpuhkan selama enam hari berturut-turut," tegasnya. Seraya 
 meminta aparat penegak hukum TNI dan Polri untuk berani mengambil tindakan tegas, jika aksi di Pulau Sumbawa menyasar obyek vital seperti pelabuhan, apalagi sampai melakukan blokade.

Muluadi juga menyebutkan, pihaknya mulai Senin 1/6/2026, tengah melakukan sosialisasi ke pangkalan pedagang yang biasa kirim barang ke Pulau Sumbawa maupun ke Depo Pertamina di Ampenan.

"Selasa besok kami akan kirim surat pemberitahuan aksi ke Polres Lotim. Mengenai jadwal dan pelaksanaannya, kami sesuaikan dengan gerakan aksi di Pulau Sumbawa," katanya.

Baca juga: NTB bidik efek berganda dari dua tambang mineral raksasa
Baca juga: Sensus Ekonomi tahun2026 di NTB melibatkan 5.210 petugas
Baca juga: Pemprov NTB menyiapkan lahan Sekolah Rakyat di Pulau Sumbawa

 



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026