Para pengunjung objek wisata yang memiliki air yang konon berasal dari Gunung Rinjani dan dipercaya bisa menjadikan seseorang tetap awet muda itu, bukan hanya dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok tetapi juga Pulau Sumbawa.
Mereka mendatangi taman wisata itu menggunakan truk, mobil pribadi serta sepeda motor.
Achmad Badaruddin (37) misalnya, mengatakan rela menempuh perjalanan jauh dari Pulau Sumbawa dengan waktu tempuh kurang lebih empat jam dan harus menggunakan jasa penyeberangan feri untuk berwisata di tempat itu.
"Anak-anak yang ingin berwisata di Taman Narmada ini, kalau saya dan ibunya anak-anak sudah sering berkunjung ke tempat ini," ujar warga Sumbawa Besar itu saat bersama dua anaknya bermain di salah satu tempat permandian Taman Narmada.
Taman Narmada yang terletak sekitar 20 kilometer arah timur Kota Mataram merupakan tiruan dari Gunung Rinjani yang memiliki Danau Segara Anak.
Topografi taman berbentuk pegunungan menyerupai Gunung Rinjani yang dilengkapi dengan kolam di tiga lokasi yang dicirikan sebagai Danau Segara Anak.
Pengunjung taman itu diperbolehkan menggunakan salah satu kolam untuk berenang dan bercengkerama dengan sanak keluarga atau kerabat.
Pengunjung Taman Narmada lainnya, Neni Rahma (36) yang ditemui di taman wisata itu saat bergembira dengan sanak keluarganya, mengatakan lebih memilih objek wisata itu untuk bergembira dalam suasana idul adha karena ingin menikmati keindahan alam.
Taman Narmada mencirikan nuansa alam eksotik yang ditata menyerupai bentuk gunung dan di bagian bawah terdapat kolam yang dialiri air jernih.
Taman itu juga didukung prasarana wisata seperti kolam ikan yang juga berfungsi sebagai wadah bagi pengunjung beserta sanak keluarganya untuk berwisata menggunakan perahu yang disediakan pengelola taman.
"Setiap tahun saat merayakan lebaran baik idul fitri maupun idul adha kami datang ke tempat ini, karena pemandangannya indah dan banyak pedagang makanan. Kalau lapar tinggal memilih menu yang disukai," ujar Rahma.
Menurut petugas karcis Taman Narmada, Heriyadi, jumlah pengunjung taman itu mencapai ribuan orang pada hari libur, apalagi hari raya keagamaan.
"Kalau dilihat dari jumlah pengunjung, hari ini tergolong banyak karena mencapai ribuan orang. Mungkin karena ingin merayakan idul adha sekaligus rekreasi akhir pekan," ujarnya.
Taman Narmada dibangun Raja Anak Agung Dede Karang Asem pada 1727 Masehi. Saat itu sang raja membuat replika Gunung Rinjani beserta Danau Segara Anak serta sebuah Pura Suci Narmada agar tidak harus pergi ke Gunung Rinjani untuk melakukan aktivitas persembahyangan karena usianya sudah terlalu tua.
Kini Taman Narmada terbuka untuk umum dan menjadi pusat rekreasi yang selalu ramai pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026