Tim PPKM Desa Kuripan memaksimalkan tracing
Selasa, 8 Juni 2021 21:33 WIB
Tim PPKM Desa Kuripan Maksimalkan Tracing
Mataram (ANTARA) - KTim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan Lombok Barat, aktif melakukan tracing bila ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Kapolsek Kuripan, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu Agus Supriadi, SH mengatakan tracing terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya, sangat penting untuk mengetahui perkembangannya, Selasa (8/6/2021).
“Melalui Tracing yang dilakukan oleh Tim PPKM di Setia Desa yang ada di Kecamatan Kuripan, memastikan data Perkembangan Covid-19 secara akurat,” ungkapnya.
Kali ini tracing dilakukan terhadap salah satu pasien terkonformasi Covid-19 di Dusun Sedayu, Desa Kuripan, Kabupaten Lobar melibatkan Tim Puskesmas Kuripan bersama Tim PPKM Desa Kuripan.
“Saudari ES, pernah terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga dilakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengannya,” ujarnya.
Dari hasil tracing yang dilakukan Tim Gabungan ini, diketahui bahwa tujuh orang pernah melakukan kontak erat dengan ES, yang sevabgian besar merupakan tetangganya.
“Salah satu adalah iparnya, sedangkan enam lainnya merupakan tetangganya, sehingga terhadap tujuh orang ini dilakukan rapid test anti gen,” pungkasnya.
Setelah testing dilakukan, tujuh orang kontak erat dengan Pasien terkonfirmasi Covid-19 ini akhirnya semuanya dinyatakan negatif.
“Sebagai tindak lanjut, Gabungan Tim Puskesmas kuripan bersama Tim PPKM desa Kuripan memberikan multivitamin, sebagai langkah pencegahan dan upaya meningkatkan imun tubuh mereka,” jelasnya.
Menurutnya, langkah ini tetap dilakukan, terlebih saat ini sedang gencar melakukan sosialisasi aplikasi "SILACAK" yang digunakan sebagai pelaporan tracking dan cara pelaksanaan Tracking Covid-19.
Kapolsek Kuripan, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu Agus Supriadi, SH mengatakan tracing terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya, sangat penting untuk mengetahui perkembangannya, Selasa (8/6/2021).
“Melalui Tracing yang dilakukan oleh Tim PPKM di Setia Desa yang ada di Kecamatan Kuripan, memastikan data Perkembangan Covid-19 secara akurat,” ungkapnya.
Kali ini tracing dilakukan terhadap salah satu pasien terkonformasi Covid-19 di Dusun Sedayu, Desa Kuripan, Kabupaten Lobar melibatkan Tim Puskesmas Kuripan bersama Tim PPKM Desa Kuripan.
“Saudari ES, pernah terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga dilakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengannya,” ujarnya.
Dari hasil tracing yang dilakukan Tim Gabungan ini, diketahui bahwa tujuh orang pernah melakukan kontak erat dengan ES, yang sevabgian besar merupakan tetangganya.
“Salah satu adalah iparnya, sedangkan enam lainnya merupakan tetangganya, sehingga terhadap tujuh orang ini dilakukan rapid test anti gen,” pungkasnya.
Setelah testing dilakukan, tujuh orang kontak erat dengan Pasien terkonfirmasi Covid-19 ini akhirnya semuanya dinyatakan negatif.
“Sebagai tindak lanjut, Gabungan Tim Puskesmas kuripan bersama Tim PPKM desa Kuripan memberikan multivitamin, sebagai langkah pencegahan dan upaya meningkatkan imun tubuh mereka,” jelasnya.
Menurutnya, langkah ini tetap dilakukan, terlebih saat ini sedang gencar melakukan sosialisasi aplikasi "SILACAK" yang digunakan sebagai pelaporan tracking dan cara pelaksanaan Tracking Covid-19.
Pewarta : L. Syah Alang Ray N.
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tenaga pengajar di SMPN 1 Taliwang ditesting dan tracing, 1 orang reaktif
17 August 2021 16:35 WIB, 2021
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pagutan dampingi tim tracer "tracing contact COVID-19"
13 August 2021 5:02 WIB, 2021
Kontak dengan pasien meninggal COVID-19 di Praya saat pemakaman, keluarga di"tracing contact"
12 June 2021 18:29 WIB, 2021
Wagub NTB minta kabupaten kota melakukan tracing masif tekan COVID-19
03 August 2020 23:07 WIB, 2020
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Tim SAR Mataram evakuasi korban kecelakaan perahu di Gili Meno Lombok
01 January 2024 16:07 WIB, 2024