Dinas koperasi NTB lakukan pemeringkatan koperasi berkualitas
Jumat, 21 Juni 2013 14:08 WIB
Kepala Dinas Koperasi UMKM NTB Hendro Kartiko (ist)
Mataram, (Antara Mataram) - Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil, dan Menengah Nusa Tenggara Barat akan melakukan pemeringkatan koperasi berkualitas dengan melibatkan akuntan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UMKM NTB Hendro Kartiko di Mataram, Jumat, mengatakan penilaian untuk menentukan koperasi berkualitas akan dilakukan akuntan publik, karena itu pihaknya akan melaksanakan tender.
"Terkait dengan pemeringkatan koperasi tersebut kami akan melaksanakan tender untuk mencari akuntan publik yang akan melakukan penilaian terhadap calon koperasi bekualitas," katanya.
Karena itu, katanya, pada 2013 pihaknya belum mengetahui realisasi koperasi berkualitas, karena terlebih dahulu akan dinilai oleh akuntan publik.
Dia mengatakan, realisasi koperasi berkualitas di NTB sejak 2009 hingga 2012 sebanyak 1.633 unit atau 81,65 persen dari target sebanyak 2.000 unit koperasi berkualitas hingga akhir 2013.
Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB 2009-2013 Pemprov NTB menargetkan penumbuhan 2.000 koperasi berkualitas. Karena itu sisa 377 unit koperasi berkualitas yang tersisa akan dituntaskan hingga akhir 2013 ini.
"Kami bersyukur target penumbuhan koperasi berkualitas dari tahun ke tahun selalu terealisasi, bahkan melebihi target yang telah ditetapkan," katanya.
Menurut Hendro, pada 2009, dari target sebanyak 400 unit koperasi berkualitas, yang terealisasi mencapai 406 unit (101,50 persen), tahun 2010 dari target 400 unit yang bisa direalisasikan sebanyak 400 unit atau 100 persen.
Demikian juga pada 2011, dari target 400 unit, terealisasi mencapai 426 unit (106,50 persen) dan tahun 2012, dari target 400 unit, yang terealisasi mencapai 405 unit (101,25 persen).
"Kami optimis, sisa 377 unit koperasi yang belum menjadi koperasi berkualitas akan bisa tuntas pada akhir 2013 ini," katanya.
Untuk mewujudkan penumbuhan 2.000 unit koperasi berkualitas, menurut Hendro, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, antara lain meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi melalui berbagai pendidilan dan letihan.
Selain itu melalui magang dan bimbingan teknis, pembinaan kelembagaan koperasi melalui rapat anggota tahunan (RAT), dukungan perkuatan baik modal kerja maupun membangun sarana prasarana usaha yang dibiayai dengan dana bergulir dan bantuan sosial (bansos) Kemenkop UKM serta dana APBD.
Dalam pemeringkatan koperasi, katanya, pihaknya juga bekerja sama dengan akuntan publik dan memberikan penghargaan kepada koperasi berprestasi. Upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan peran camat dalam pemberdayaan koperasi UMKM.
"Kita memberikan penghargaan kepada camat berprestasi dalam memfasilitasi koperasi dalam meningkatkan akses terhadap sumber-sumber pembiayaan, seperti perbankan, BUMN dan lembaga keuangan lainnya," kata Hendro. (*)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UMKM NTB Hendro Kartiko di Mataram, Jumat, mengatakan penilaian untuk menentukan koperasi berkualitas akan dilakukan akuntan publik, karena itu pihaknya akan melaksanakan tender.
"Terkait dengan pemeringkatan koperasi tersebut kami akan melaksanakan tender untuk mencari akuntan publik yang akan melakukan penilaian terhadap calon koperasi bekualitas," katanya.
Karena itu, katanya, pada 2013 pihaknya belum mengetahui realisasi koperasi berkualitas, karena terlebih dahulu akan dinilai oleh akuntan publik.
Dia mengatakan, realisasi koperasi berkualitas di NTB sejak 2009 hingga 2012 sebanyak 1.633 unit atau 81,65 persen dari target sebanyak 2.000 unit koperasi berkualitas hingga akhir 2013.
Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB 2009-2013 Pemprov NTB menargetkan penumbuhan 2.000 koperasi berkualitas. Karena itu sisa 377 unit koperasi berkualitas yang tersisa akan dituntaskan hingga akhir 2013 ini.
"Kami bersyukur target penumbuhan koperasi berkualitas dari tahun ke tahun selalu terealisasi, bahkan melebihi target yang telah ditetapkan," katanya.
Menurut Hendro, pada 2009, dari target sebanyak 400 unit koperasi berkualitas, yang terealisasi mencapai 406 unit (101,50 persen), tahun 2010 dari target 400 unit yang bisa direalisasikan sebanyak 400 unit atau 100 persen.
Demikian juga pada 2011, dari target 400 unit, terealisasi mencapai 426 unit (106,50 persen) dan tahun 2012, dari target 400 unit, yang terealisasi mencapai 405 unit (101,25 persen).
"Kami optimis, sisa 377 unit koperasi yang belum menjadi koperasi berkualitas akan bisa tuntas pada akhir 2013 ini," katanya.
Untuk mewujudkan penumbuhan 2.000 unit koperasi berkualitas, menurut Hendro, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, antara lain meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi melalui berbagai pendidilan dan letihan.
Selain itu melalui magang dan bimbingan teknis, pembinaan kelembagaan koperasi melalui rapat anggota tahunan (RAT), dukungan perkuatan baik modal kerja maupun membangun sarana prasarana usaha yang dibiayai dengan dana bergulir dan bantuan sosial (bansos) Kemenkop UKM serta dana APBD.
Dalam pemeringkatan koperasi, katanya, pihaknya juga bekerja sama dengan akuntan publik dan memberikan penghargaan kepada koperasi berprestasi. Upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan peran camat dalam pemberdayaan koperasi UMKM.
"Kita memberikan penghargaan kepada camat berprestasi dalam memfasilitasi koperasi dalam meningkatkan akses terhadap sumber-sumber pembiayaan, seperti perbankan, BUMN dan lembaga keuangan lainnya," kata Hendro. (*)
Pewarta : Oleh Masnun
Editor : Masnun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejati NTB gandeng akuntan publik hitung kerugian kasus korupsi NCC Mataram
10 December 2024 15:52 WIB, 2024
Kejari Lombok Tengah terima hasil cek fisik proyek jalan Gunung Tunak NTB
07 January 2023 6:02 WIB, 2023
Untuk hidupi 3 istrinya, mantan akuntan nekat gelapkan pajak perusahaan Rp2,7 miliar
13 March 2021 12:55 WIB, 2021
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Yayasan Puri Kauhan Ubud umumkan ide karya terbaik kompetisi seni pertunjukan dengan inovasi teknologi
05 September 2025 5:34 WIB
Konferprov PWI Bali 2025 secara aklamasi memilih Dira Arsana sebagai Ketua PWI periode 2025-2029
31 May 2025 7:19 WIB
Sinergi PKT BISA dongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani Magetan
20 May 2025 18:55 WIB
Pemilik tanah Gnyadnya minta keadilan peralihan tanahnya dipecah jadi 26 sertifikat
03 February 2025 20:22 WIB, 2025
Demplot Pupuk Kaltim di Jombang, hasil padi petani capai 9,2 ton per hektare
04 September 2024 15:31 WIB, 2024
Suara legislator, Reni Astuti sarankan ada peta banjir digital di Surabaya
27 February 2024 8:04 WIB, 2024