Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus meningkatkan pengawasan terhadap produk makanan olahan para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjelang ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, 13-15 Oktober 2023.

"Pengawasan terhadap produk olahan makanan para UMKM itu telah mulai dilakukan, tidak hanya saja pada saat Bulan Ramadhan," kata Kepala BPOM NTB Yosef Dwi Irawan di Praya, Senin.

Ia mengatakan, pihaknya juga tetap dilibatkan dalam proses kurasi produk para UMKM di ajang MotoGP 2023 maupun ajang MotoGP serta ajang World Superbike (WSBK) sebelumnya.

"Hal itu dilakukan untuk memastikan produk olahan makanan para UMKM itu higienis atau aman untuk kesehatan," katanya.

Ia mengatakan, apabila produk para UMKM kurang higienis, jangan sampai wisatawan yang mengkonsumsi produk olahan itu mengalami sakit, sehingga kolaborasi dalam kurasi itu penting dilakukan dan memastikan produk para UMKM itu aman untuk kesehatan.

"Kita berharap para UMKM itu memiliki resep keamanan pangan untuk dikonsumsi masyarakat maupun wisatawan," katanya.

Pihaknya juga telah membentuk tim pengawas obat dan makanan, sehingga pengawasan tidak hanya dilakukan saat ajang MotoGP, namun sejak produk olahan tersebut diproduksi oleh para UMKM.

"Pengawasan telah mulai dilakukan dari tingkat bawah," katanya.

Selain itu, BPOM juga berharap semua pihak bisa kolaborasi untuk memastikan mutu kualitas produk yang dihasilkan para UMKM itu aman untuk dikonsumsi.

"BPOM tidak bisa jalan sendiri, namun butuh dukungan dan kolaborasi semua pihak termasuk para UMKM," katanya.

Pihaknya juga mengajak para pelaku UMKM untuk mendaftarkan produknya di BPOM, karena perizinan nya mudah dan terjangkau. Selain itu pihaknya juga memberikan fasilitasi pendampingan pengurusan izin edar, diskon biaya PNBP sebesar 50 persen serta pengujian laboratorium gratis dalam rangka perizinan produk.

"Dengan adanya izin edar BPOM diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk para UMKM," katanya.
 

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024