Pemkot Mataram siapkan program prioritas buka tiga jalan baru
Senin, 26 Februari 2024 19:00 WIB
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana. (ANTARA/Nirkomala)
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tahun ini menyiapkan program prioritas untuk pembukaan tiga jalan baru untuk memudahkan akses masyarakat sekaligus mengurai kemacetan di kota itu.
"Dari tujuh titik pembukaan jalan baru yang kita rencanakan, tahap pertama tahun ini kita prioritaskan tiga titik," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin.
Hal tersebut disampaikan wali kota usai melakukan rapat koordinasi terkait ekspose rencana pembukaan tiga jalan baru di Kota Mataram.
Baca juga: Mataram siapkan jalan baru Rembiga-Lobar urai kemacetan
Menurutnya, tiga jalan baru yang akan dibuka itu meliputi, pertama pembukaan jalan baru di Jalan Dakota Rembiga sampai Kebon Talo Ampenan dengan rencana sepanjang 3,060 kilometer dengan lebar 7 meter.
Kedua, pembukaan jalan baru di Jalan Nuraksa Karang Anyar sampai ke Batu Bolong Kecamatan Mataram dengan panjang 0,822 kilometer dan lebar 6 meter.
Selanjutnya, ketiga pembukaan jalan baru dari Tegal sampai ke Gontoran Kecamatan Sandubaya dengan panjang 0,617 meter dan lebar 6 meter.
"Yang kita ekspose untuk pembukaan jalan baru di tujuh titik. Tapi saya minta diprioritaskan untuk segera diproses di tiga titik itu," katanya.
Sementara, empat lokasi lainnya yang direncanakan untuk dibuka meliputi, pertama pembukaan dari Jalan KH Ahmad Dahlan sampai Baru Bolong dengan panjang 0,169 kilometer dan lebar 6 meter.
Kedua terusan Jalan Panji Tilar menuju Jalan Merdeka Raya dengan panjang 0,462 kilometer dan lebar jalan 6 meter.
Ketiga Jalan Bung Karno menuju Jalan Raden Mas Panji Anom dengan panjang 2,270 kilometer dan lebar jalan 4,5 meter, dan terakhir keempat Jalan Pinggir Kali Unus (Utara RSUP NTBl) dengan panjang 1,347 kilometer dan lebar jalan 3 meter.
"Keempat rencana pembukaan jalan ini, kita proses tahap selanjutnya setelah tiga titik yang kita prioritaskan selesai," katanya.
Kendati demikian, tambah wali kota, DED (detail engineering design) ke tujuh rencana pembukaan jalan tersebut sudah diselesaikan.
Sementara menyinggung tentang kebutuhan anggaran, wali kota mengatakan, belum ditentukan sebab pemerintah terlebih dahulu mencari pola pembiayaan dan diprioritaskan.
"Kita sedang cari polanya bagaimana pola anggarannya, tapi yang penting DED-nya sudah jadi," katanya.
"Dari tujuh titik pembukaan jalan baru yang kita rencanakan, tahap pertama tahun ini kita prioritaskan tiga titik," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin.
Hal tersebut disampaikan wali kota usai melakukan rapat koordinasi terkait ekspose rencana pembukaan tiga jalan baru di Kota Mataram.
Baca juga: Mataram siapkan jalan baru Rembiga-Lobar urai kemacetan
Menurutnya, tiga jalan baru yang akan dibuka itu meliputi, pertama pembukaan jalan baru di Jalan Dakota Rembiga sampai Kebon Talo Ampenan dengan rencana sepanjang 3,060 kilometer dengan lebar 7 meter.
Kedua, pembukaan jalan baru di Jalan Nuraksa Karang Anyar sampai ke Batu Bolong Kecamatan Mataram dengan panjang 0,822 kilometer dan lebar 6 meter.
Selanjutnya, ketiga pembukaan jalan baru dari Tegal sampai ke Gontoran Kecamatan Sandubaya dengan panjang 0,617 meter dan lebar 6 meter.
"Yang kita ekspose untuk pembukaan jalan baru di tujuh titik. Tapi saya minta diprioritaskan untuk segera diproses di tiga titik itu," katanya.
Sementara, empat lokasi lainnya yang direncanakan untuk dibuka meliputi, pertama pembukaan dari Jalan KH Ahmad Dahlan sampai Baru Bolong dengan panjang 0,169 kilometer dan lebar 6 meter.
Kedua terusan Jalan Panji Tilar menuju Jalan Merdeka Raya dengan panjang 0,462 kilometer dan lebar jalan 6 meter.
Ketiga Jalan Bung Karno menuju Jalan Raden Mas Panji Anom dengan panjang 2,270 kilometer dan lebar jalan 4,5 meter, dan terakhir keempat Jalan Pinggir Kali Unus (Utara RSUP NTBl) dengan panjang 1,347 kilometer dan lebar jalan 3 meter.
"Keempat rencana pembukaan jalan ini, kita proses tahap selanjutnya setelah tiga titik yang kita prioritaskan selesai," katanya.
Kendati demikian, tambah wali kota, DED (detail engineering design) ke tujuh rencana pembukaan jalan tersebut sudah diselesaikan.
Sementara menyinggung tentang kebutuhan anggaran, wali kota mengatakan, belum ditentukan sebab pemerintah terlebih dahulu mencari pola pembiayaan dan diprioritaskan.
"Kita sedang cari polanya bagaimana pola anggarannya, tapi yang penting DED-nya sudah jadi," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak perlu ke Jakarta, KKP siap buka gerai perizinan di daerah untuk investor asing
03 February 2026 22:14 WIB
AS buka pintu diplomasi dengan Iran di tengah peningkatan militer di Teluk Persia
02 February 2026 12:51 WIB
Iran buka peluang perundingan nuklir dengan AS, Asal kepercayaan dipulihkan
02 February 2026 12:46 WIB
Terpopuler - Kota Mataram
Lihat Juga
Tak mau kecolongan, Mataram bangun menara pantau peringatan dini bencana di pantai
06 February 2026 17:29 WIB