Pj Wali Kota Bima ingatkan panwaslu jaga integritas di Pilkada 2024
Minggu, 26 Mei 2024 21:08 WIB
Penjabat Wali Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mohammad Rum. (ANTARA/Kominfotik Kota Bima).
Mataram (ANTARA) - Penjabat Wali Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mohammad Rum mengingatkan panitia pengawas pemilu (Panwaslu) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk senantiasa menjaga profesionalisme dan integritas dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada Nopember 2024.
"Keberhasilan pemilu yang berkualitas sangat bergantung pada integritas dan profesionalisme penyelenggara pemilu, serta netralitas ASN," kata Rum pada pelantikan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kota Bima melalui keterangan tertulis diterima di Mataram, Minggu.
Ia mengatakan setiap elemen yang terlibat dalam proses pemilu harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga netralitas agar proses demokrasi berjalan dengan adil dan transparan.
“Panwaslu memiliki peran yang sangat penting sebagai pengawas dalam setiap tahapan pemilu. Profesionalisme dalam menjalankan tugasnya akan menentukan kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu. Selain itu, netralitas ASN juga merupakan faktor krusial untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan memastikan semua kandidat memiliki kesempatan yang sama," terangnya.
Rum juga menyoroti pentingnya peran TNI/ Polri dalam mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil dan transparan di Kota Bima. Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi atas kinerja dan kolaborasi semua pihak terutama TNI/ Polri dalam mengawal kesuksesan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg serentak beberapa waktu lalu, di mana Kota Bima adalah salah satu daerah ter-kondusif dan nyaris tanpa gejolak.
Oleh karena itu, ia pun berpesan kepada Panwascam yang baru dilantik untuk selalu memegang teguh prinsip keadilan, transparansi, dan independensi dalam menjalankan tugas mereka.
“Setiap anggota Panwascam harus bekerja dengan dedikasi tinggi dan menjaga integritas pribadi serta lembaga. Pengawasan yang efektif dan netral adalah kunci untuk memastikan proses pemilu berjalan lancar dan demokratis," tegas Rum.
Selain itu, Rum juga mengingatkan kepada seluruh ASN di Kota Bima untuk tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis. Menurutnya, netralitas ASN merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga keadilan dan integritas pemilu.
Untuk itu dirinya pun berharap proses pengawasan pemilu di setiap kecamatan dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.
"Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk mendukung penuh upaya Panwaslu dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas tinggi," katanya.
"Keberhasilan pemilu yang berkualitas sangat bergantung pada integritas dan profesionalisme penyelenggara pemilu, serta netralitas ASN," kata Rum pada pelantikan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kota Bima melalui keterangan tertulis diterima di Mataram, Minggu.
Ia mengatakan setiap elemen yang terlibat dalam proses pemilu harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga netralitas agar proses demokrasi berjalan dengan adil dan transparan.
“Panwaslu memiliki peran yang sangat penting sebagai pengawas dalam setiap tahapan pemilu. Profesionalisme dalam menjalankan tugasnya akan menentukan kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu. Selain itu, netralitas ASN juga merupakan faktor krusial untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan memastikan semua kandidat memiliki kesempatan yang sama," terangnya.
Rum juga menyoroti pentingnya peran TNI/ Polri dalam mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil dan transparan di Kota Bima. Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi atas kinerja dan kolaborasi semua pihak terutama TNI/ Polri dalam mengawal kesuksesan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg serentak beberapa waktu lalu, di mana Kota Bima adalah salah satu daerah ter-kondusif dan nyaris tanpa gejolak.
Oleh karena itu, ia pun berpesan kepada Panwascam yang baru dilantik untuk selalu memegang teguh prinsip keadilan, transparansi, dan independensi dalam menjalankan tugas mereka.
“Setiap anggota Panwascam harus bekerja dengan dedikasi tinggi dan menjaga integritas pribadi serta lembaga. Pengawasan yang efektif dan netral adalah kunci untuk memastikan proses pemilu berjalan lancar dan demokratis," tegas Rum.
Selain itu, Rum juga mengingatkan kepada seluruh ASN di Kota Bima untuk tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis. Menurutnya, netralitas ASN merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga keadilan dan integritas pemilu.
Untuk itu dirinya pun berharap proses pengawasan pemilu di setiap kecamatan dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.
"Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk mendukung penuh upaya Panwaslu dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas tinggi," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak mau kecolongan, Mataram bangun menara pantau peringatan dini bencana di pantai
06 February 2026 17:29 WIB
KPK boyong Mercy dan Pajero terkait kasus Wali Kota Madiun nonaktif ke Jakarta
04 February 2026 21:58 WIB
Terpopuler - Bima
Lihat Juga
STKIP Tamsis Bima perketat hibah, Riset Dosen wajib tembus sinta dan scopus
06 February 2026 14:40 WIB
Tak pernah terlambat belajar: Perempuan 73 tahun ikut seleksi S2 di STKIP Tamsis Bima
03 February 2026 20:20 WIB
Program S2 pedagogi dibuka, 45 calon mahasiswa ikuti seleksi perdana di Bima
31 January 2026 14:32 WIB
Jelang Ramadhan, Senator Mirah dorong distribusi ikan dan stabilisasi harga di NTB
29 January 2026 18:46 WIB
Gunung Sangeang Api Bima kian aktif, Badan Geologi temukan peningkatan gempa vulkanik dalam
27 January 2026 9:10 WIB