ACT dan MRI Buka Posko Banjir Lombok
Selasa, 21 November 2017 13:48 WIB
Mataram (Antara NTB) - Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Nusa Tenggara Barat membuka posko bantuan banjir di Penendem, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur.
Komandan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lombok Timur Safarwadi mengatakan, masyarakat saat ini membutuhkan makanan, air bersih, pakaian dan pemulihan kondisi psikologis pascabencana.
"Posko ini nanti digunakan untuk pusat koordinasi dan konsolidasi bantuan. Di posko ini juga akan dibuat dapur umum masyarakat," kata Safarwadi di Mataram, Senin.
Sementara, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB, LM Alfian mengatakan pihaknya akan membantu warga semaksimal mungkin, dan berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam membantu korban dengan cara berdonasi dan menyalurkan bantuannya.
"Banjir akibat?luapan air Bendungan Pandan Dure ini informasinya sudah menelan dua korban jiwa, ribuan orang mengungsi dan ratusan rumah rusak," ujarnya.
Bencana?tersebut merupakan yang pertama bagi masyarakat di wilayah itu sehingga masyarakat tidak siap dengan kejadian ini.
"Hari ini, Senin (20/11), tim ACT/MRI NTB membagikan sarapan sehat kepada warga dan merencanakan akan melakukan `trauma healing` agar kondisi psikologi masyarakat cepat pulih," tandas Alfian. (*)
Komandan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lombok Timur Safarwadi mengatakan, masyarakat saat ini membutuhkan makanan, air bersih, pakaian dan pemulihan kondisi psikologis pascabencana.
"Posko ini nanti digunakan untuk pusat koordinasi dan konsolidasi bantuan. Di posko ini juga akan dibuat dapur umum masyarakat," kata Safarwadi di Mataram, Senin.
Sementara, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB, LM Alfian mengatakan pihaknya akan membantu warga semaksimal mungkin, dan berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam membantu korban dengan cara berdonasi dan menyalurkan bantuannya.
"Banjir akibat?luapan air Bendungan Pandan Dure ini informasinya sudah menelan dua korban jiwa, ribuan orang mengungsi dan ratusan rumah rusak," ujarnya.
Bencana?tersebut merupakan yang pertama bagi masyarakat di wilayah itu sehingga masyarakat tidak siap dengan kejadian ini.
"Hari ini, Senin (20/11), tim ACT/MRI NTB membagikan sarapan sehat kepada warga dan merencanakan akan melakukan `trauma healing` agar kondisi psikologi masyarakat cepat pulih," tandas Alfian. (*)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler: 10 ASN ikut seleksi Sekda NTB, banjir bandang di Guci Jateng, hingga Aston Villa hadapi MU
22 December 2025 5:07 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wow kirab pemuda Nusantara di Lombok dimeriahkan tradisi "nyongkolan"
02 November 2018 4:47 WIB, 2018