Dompu (ANTARA) - Sebanyak 1.100 rider motor trail (trabaser) dari berbagai klub di Nusa Tenggara Barat (NTB), ambil bagian dalam Jelajah Destinasi Wisata Alam Lakey II yang merupakan rangkaian Festival Lakey 2025.
Pantauan ANTARA, sejak pagi para trabaser itu memadati hari kedua event pariwisata terakbar daerah bermottokan Bumi Nggahi Rawi Pahu di kawasan Pantai Lakey, Kecamatan Hu’u. Buat mereka, kegiatan ini menjelma jadi pesta adrenalin yang memadukan olahraga ekstrem dengan promosi pesona alam Dompu.
Dengan ketangkasan dan kepiawaiannya, papara trabaser menaklukkan jalur-jalur terjal, tanjakan licin, serta medan menantang lainnya, sambil dimanjakan pemandangan eksotis Lakey yang tersohor hingga mancanegara dengan ombak kelas dunia.
Kehadiran peserta asal Prancis menjadi magnet tersendiri. Menunjukkan bahwa Lakey tak lagi hanya dikenal di kalangan peselancar, tapi kini juga mulai dilirik sebagai destinasi unggulan pecinta off-road.
Baca juga: Bupati Dompu imbau pengunjung Festival Lakey jangan buang sampah sembarangan
Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, yang secara resmi melepas para peserta, mengungkapkan kebanggaannya atas suksesnya kegiatan ini.
"Kami sangat menyambut baik kegiatan trabas ini. Selain sebagai penyaluran hobi, kegiatan ini juga jadi sarana efektif memperkenalkan potensi wisata Dompu, khususnya Lakey, kepada khalayak luas,” ucapnya.
Gatot menegaskan, komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendukung kegiatan positif yang berdampak ganda menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
"Semoga ke depan, Lakey tak hanya jadi destinasi peselancar dunia, tapi juga surga bagi para petualang roda dua dari berbagai belahan dunia,” ujarnya.
Baca juga: Wabup Dompu ajak promosikan Festival Lakey lewat platform media sosial
Sekda menuturkan, bahwa jelajah wisata alam Lakey II ini di adakan oleh Lactrak merupakan upaya memeriahkan Festival Lakey tahun 2025.
Selanjutnya, Gatot Gunawan PP mengimbau kepada peserta trabas agar dapat menjaga keselamatan dan dapat menjunjung tinggi sportifitas berolahraga diatas kendaraan roda dua.
“Kepada seluruh peserta trabas agar mengutamakan keselamatan dan tetap selalu menjunjung tinggi sportifitas,” imbuhnya.
Sementara itu, Panitia penyelenggara dari komunitas Lactrak menyebut event ini akan dijadikan agenda rutin tahunan, demi terus memperluas promosi wisata Lakey serta mempererat persaudaraan antar komunitas trail se-Indonesia bahkan mancanegara.
Diketahui, pelepasan peserta berlangsung meriah dan disaksikan jajaran Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, kabag lingkup Setda, hingga sejumlah camat.
Baca juga: Kantor Imigrasi awasi ketat WNA di Festival Lakey 2025
Baca juga: Ratusan pelari NTB ramaikan fun run hari pertama Festival Lakey 2025
Baca juga: Festival Lakey: Dari pasang ombak ke gelombang optimisme Dompu
Baca juga: Pemkab Dompu launching Festival Lakey tahun 2025
Baca juga: Festival Lakey bakal dihadiri peselancar kelas dunia