Mataram, NTB (ANTARA) - Sejumlah berita menarik pada Kamis (25/12) yang perlu dibaca publik.

Berikut rangkuman beritta Antara NTB yaitu:

1. PWNU ajak warga NTB jaga kondusivitas dan kebhinekaan jelang Nataru

Mataram (ANTARA) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah setempat untuk menjaga kondusivitas, merawat kebhinekaan, dan menguatkan sikap toleransi antar umat beragama jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Sekretaris PWNU NTB, Lalu Daud Nurjadi dalam keterangannya di Mataram, Kamis, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan ibadah merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dijaga bersama.

Baca beritanya di sini

2.  Di ujung tahun, wajah wisata diuji

Bandara, pelabuhan, jalan-jalan utama, hingga kawasan wisata dipadati arus manusia yang memilih menutup tahun dengan melakukan perjalanan.

Di Pulau Lombok dan Sumbawa, libur akhir tahun selalu menjadi etalase paling terang bagi wajah pariwisata daerah. Inilah momen ketika promosi tidak lagi sebatas slogan, melainkan diuji langsung oleh pengalaman wisatawan.

Baca beritanya di sini

3. Rais Aam dan Ketum PBNU islah dan siap gelar muktamar bersama

Jakarta (ANTARA) - Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf sepakat islah atau rekonsiliasi usai keduanya menggelar pertemuan yang diprakarsai para masyayikh dan mustasyar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis.

Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut mempertemukan dua pucuk pimpinan PBNU dalam satu forum, sekaligus menandai berakhirnya ketegangan yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai solusi bersama, kedua pihak sepakat menyelenggarakan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) secara bersama-sama.

Baca beritanya di sini

4. NU, islah, dan Natal

Akhyar di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025). ANTARA/HO-Humas PBNU/aa. (Handout Humas PBNU)

Bondowoso (ANTARA) - Hari ini, tangisan warga NU pecah. Tangisan itu bukan karena sedih, tapi wujud tumpahan rasa syukur atas terealisasinya islah atau perdamaian antara Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam pertemuan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12).

Warga NU menangis ketika pilihan hati dan pikiran tidak lagi tersedak di lorong kebimbangan untuk memihak syuriah atau tanfidziyah, ketika kedua belah pihak yang selama ini menjadi panutan kaum nahdliyyin berjalan dengan sikapnya masing-masing.

Baca beritanya di sini

5. Katib Aam PBNU: Konsultasi Syuriyah-Mustasyar sepakati muktamar dalam waktu dekat

Kediri (ANTARA) - Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Mohammad Nuh menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Syuriyah dengan Mustasyar PBNU di Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, menyepakati muktamar dalam waktu dekat.

Nuh mengungkapkan bahwa PBNU menyambut baik hasil kesepakatan forum konsultasi tersebut sebagai bagian dari ikhtiar menjaga ketertiban organisasi dan demi keutuhan jam'iyah.

Baca beritanya di sini