Bima (ANTARA) - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar seleksi angkatan pertama Program Magister (S2) Pedagogi yang diikuti 45 calon mahasiswa sebagai langkah awal penguatan pendidikan pascasarjana di wilayah Bima dan sekitarnya.

Seleksi diikuti calon mahasiswa dari kalangan guru, kepala sekolah, pengawas, alumni, serta masyarakat umum yang berasal dari Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu. Kegiatan seleksi dilaksanakan di Kampus STKIP Taman Siswa Bima mulai pukul 13.30 Wita, Kamis (29/1).

Ketua STKIP Taman Siswa Bima Assoc. Prof. Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si, mengatakan pembukaan Program S2 Pedagogi menjadi tonggak pengembangan akademik kampus sekaligus menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga pendidik di daerah.

“Seleksi ini menjadi tahap awal penguatan pendidikan pascasarjana di STKIP Taman Siswa Bima. Kami ingin memastikan mahasiswa yang diterima benar-benar siap secara akademik,” katanya kepada ANTARA di Bima, Sabtu.

Baca juga: STKIP Taman Siswa Bima tanamkan jiwa wirausaha lewat FuturePreneur 2026

Ia menjelaskan tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA), serta wawancara yang menitikberatkan pada kesiapan akademik dan rekam jejak karya tulis calon mahasiswa.

“Proses wawancara melibatkan guru besar dari sejumlah perguruan tinggi untuk menjaga mutu seleksi,” ujar Ibnu.

Menurut dia, kampus juga menyiapkan pengembangan lanjutan bagi lulusan program tersebut, termasuk peluang beasiswa studi doktoral ke Malaysia melalui skema sponsor dengan persyaratan penguasaan bahasa Inggris.

“Dukungan teknis perkuliahan juga disiapkan melalui layanan antar-jemput mahasiswa dari Kampus 2 serta rencana pembukaan perkuliahan di lokasi tersebut dengan ketentuan jumlah minimal peserta,” kata alumni Universitas Indonesia itu.

Baca juga: Mahasiswa internasional UMMAT ajak pelajar dan mahasiswa Bima bangun wawasan global

Sementara itu, Ketua Program Studi S2 Pedagogi STKIP Taman Siswa Bima Dr. Syarifudin, S.Si, M.Pd, menyatakan seluruh tahapan seleksi dirancang secara sistematis melalui pendaftaran daring berbasis Sistem Informasi Akademik Digital (SiADAB).

“Pendaftaran dilakukan secara daring, dilanjutkan seleksi administrasi dan pertemuan pra-tes untuk menyamakan persepsi calon mahasiswa. TKDA dilaksanakan berbasis computer based test (CBT) dan wawancara dilakukan secara daring oleh tim penguji,” ujarnya.

Ia menambahkan penerimaan mahasiswa baru diawali dengan promosi program studi melalui media sosial dan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah.

Syarifudin menilai tingginya jumlah pendaftar mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Program S2 Pedagogi STKIP Taman Siswa Bima.

“Panitia memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif dan transparan sesuai standar akademik,” tutupnya.

Baca juga: Kolaborasi multikultural internasional, STKIP Tamsis Bima tampilkan budaya lokal di forum global