Lombok Timur (ANTARA) - Seorang pemancing asal Gereneng, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Sapurah (52), ditemukan meninggal tenggelam di embung Gerepek yang memiliki kedalaman sekitar tiga meter, Minggu malam (1/3).
Korban ditemukan setelah keluarganya melakukan pencarian di sekitar embung. Saat ditemukan, Sapurah berada di dasar embung dalam kondisi sudah tidak bernyawa, kemudian langsung dibawa ke permukaan.
Sebelumnya, korban tidak pulang menjelang buka puasa, sehingga keluarga panik dan segera mencari ke lokasi biasa korban memancing. Di embung, keluarga menemukan peralatan pancing dan pakaian milik korban. Mereka kemudian menuruni embung menggunakan perahu bambu untuk menyisir seluruh area.
Baca juga: Tim SAR gabungan evakuasi jenazah pemancing di perairan Lotim
Warga sekitar juga turut membantu pencarian, hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia di dasar embung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami kambuhnya penyakit tertentu sehingga terjatuh ke dalam embung dan tidak dapat menyelamatkan diri.
Kapolsek Sakra Timur, Iptu I Gusti Ngurah Ray, saat dikonfirmasi, Senin, membenarkan pihaknya menerima laporan terkait kejadian tersebut.
"Korban kini telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.
Baca juga: Tim SAR gabungan mencari pemancing hilang di Bendungan Lombok Timur
Baca juga: Tiga pemancing terseret ombak di pantai Lombok Timur-NTB