Lombok Timur (ANTARA) - Seorang anak di wilayah hukum Polsek Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur, dengan inisial MR, warga Tanak Kaken, diamankan polisi setelah diduga memukul ayahnya, M. Nazar Azri, karena tidak dibelikan sepeda motor Vespa.
Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (1/3). Menurut keterangan warga, pelaku marah setelah orang tuanya menolak permintaan sepeda motor karena keterbatasan anggaran. Aksi pemukulan itu kemudian mengundang perhatian masyarakat sekitar.
Baca juga: Kesal perintah ditolak, Ibu di Sumbawa bakar anak kandung
Ayah pelaku yang tidak terima atas perbuatan anaknya mendatangi kantor desa dan membuat surat resmi yang ditandatangani kepala desa untuk meminta pelaku diamankan sementara di kantor polisi guna pembinaan.
Kapolsek Sakra Barat Iptu M. Anhar membenarkan pihaknya telah mengamankan MR. “Kami amankan untuk diberikan pembinaan atas permintaan kepala desa yang bersurat resmi ke kami,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa.
Polisi menegaskan tindakan tersebut dilakukan agar pelaku menyadari kesalahannya dan tidak mengulangi perbuatan yang sangat tidak terpuji itu.
Baca juga: Minta Rp39 juta tak dikasih, Anak bunuh ibu lalu bakar jasadnya
Pewarta : Akhyar Rosidi/Dimyati
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026