Lombok Timur (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan petugas sedang memburu anjing liar yang menewaskan seorang pelajar di Desa Semaya Kecamatan Sikur.
"Kami sedang mencari anjing liar yang menggigit seorang pelajar hingga meninggal dunia. Tapi anjing liar itu belum ditemukan," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur Hultatang di Lombok Timur, Rabu.
Segerombolan anjing liar menyerang seorang pelajar atas nama Riadil Jinan (11) warga Desa Semaya Kecamatan Sikur Lombok Timur saat sedang bermain layang-layang hingga tewas pada Senin (13/4).
Meskipun korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan karena luka serius di tubuhnya akibat gigitan anjing liar tersebut.
"Kami memburu anjing tersebut untuk nantinya dilakukan eliminasi direktif untuk dijadikan sampel guna mengetahui mengidap rabies atau tidak," katanya.
Menurutnya pihaknya telah turun ke lokasi tempat terjadinya peristiwa tersebut dengan lokasinya jauh dari pemukiman penduduk dan berada di persawahan.
Karena kejadiannya tersebut bermula saat korban bersama temannya sedang mengejar layang-layang di areal persawahan. Sedangkan pada sisi lainnya di lokasi itu ada anjing yang baru selesai melahirkan.
"Karena apa yang dilakukan korban dianggap memprovokasi anjing atau benteng pertahanannya, sehingga reaktif dengan menyerang korban," ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah anjing liar yang menggigit mengidap rabies atau tidak, karena biasanya kalau anjing yang mengidap rabies akan terus menyerang mencari korban, akan tetapi tidak bisa bertahan lama dan akan meninggal.
"Makanya kami sedang cari anjing yang menggigit itu untuk dilakukan eliminasi selektif," katanya.
Kejadian itu bermula saat korban bersama teman-temannya sedang asyik bermain layang-layang. Sedangkan saat itu secara tiba-tiba segerombolan anjing liar datang menyerang korban.
Kemudian teman korban berusaha berteriak minta tolong sambil membantu mengusir anjing yang menyerang korban, akan tapi justru malah teman korban nyaris menjadi sasaran penyerangan.
Setelah itu tidak lama datang warga membantu korban dengan berusaha mengusir anjing tersebut, termasuk membawa korban ke puskesmas yang mengalami luka serius
Namun upaya tidak berhasil karena korban menghembuskan nafas terakhir saat diperjalanan menuju puskesmas.