Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat di kota itu terus terpantau selama Ramadhan 1447 Hijriah.

"Kami bersama aparat terkait terus melakukan patroli rutin untuk meminimalisir gangguan ketertiban, seperti aksi balap liar atau aktivitas remaja yang meresahkan warga saat beribadah," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin.

Wali kota mengakui dengan perkembangan zaman saat ini anak-anak remaja semakin kreatif mengisi kegiatan selama Ramadhan. Tetapi masalahnya kretivitas mereka tidak produktif dan mengganggu keamanan dan kenyamanan ibadah sehingga harus cepat ditangani.

Berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan orang beribadah menjadi perhatian pemerintah. Termasuk temuan aktivitas anak-anak yang melakukan adu panco, sudah ditertibkan.

Baca juga: Balap liar di Mataram, 20 motor berknalpot bising diamankan

Karena itu, wali kota mengajak tokoh masyarakat dan masyarakat secara umum untuk aktif melapor jika menemukan indikasi gangguan di lingkungannya agar pemerintah bisa segera tindak lanjuti.

Selain itu, peran serta orang tua juga sangat penting untuk menjaga anak-anak mereka dari berbuat hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain selama bulan Ramadhan.

"Partisipasi masyarakat dan orang tua sangat penting untuk mendukung menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing," katanya.

Sebelumnya, para kepala lingkungan di Kota Mataram juga telah mengeluarkan edaran kepada warga dengan mengajak seluruh masyarakat di lingkungan masing-masing untuk bersama-sama menciptakan kenyamanan dan kekhusyukan dalam melaksanakan ibadah puasa.

Baca juga: Polresta Mataram menyita 45 kendaraan terlibat aksi balap liar

Dalam edaran itu, orang tua diminta bersama-sama menjaga anak-anak dan tidak membiarkan ibadah puasa tercoreng dengan hal-hal yang tidak baik seperti kegiatan perang kembang api, taruhan balapan lari, panco, perang sarung, judi domino, bermain bola tengah malam, dan aktivitas lainnya.

Selain itu, pemerintah kota mengajak para orang tua sama-sama menjaga dan memantau aktivitas anak-anak dan pastikan keberadaan mereka di rumah sebelum pukul 24.00 Wita.

Baca juga: Pemkot perketat pengawasan balap liar di Mataram
Baca juga: Polresta Mataram jaring 48 motor balap liar dan sita 1.619 kotak petasan



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026