Mataram (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada momentum Ramadhan 1447 Hijriah ini menggiatkan patroli malam, guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kegiatan ini kami akan laksanakan secara rutin untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang tengah menjalankan ibadah Ramadhan, termasuk tadarusan, serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif," kata Kepala Satlantas Polresta Mataram AKP Muhamad Puteh Rinaldi di Mataram, Kamis.

Dalam kegiatan perdana pada Rabu (18/2), pihak Polresta Mataram melakukan patroli malam di sepanjang Jalan Udayana, Kota Mataram. Jalur yang meliputi Taman Teras Udayana dan Gedung DPRD NTB ini dikenal sebagai pusat tongkrongan anak muda.

Baca juga: Polresta Mataram menyita 45 kendaraan terlibat aksi balap liar

Dari giat patroli malam tersebut, kepolisian melakukan pencegahan aksi balap liar dengan menertibkan kendaraan dengan knalpot bersuara bising.

"Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penindakan tegas terhadap pelanggaran. Hasilnya, 20 unit kendaraan roda dua yang kedapatan menggunakan knalpot tidak sesuai standar diamankan dan diberikan teguran," ujarnya.

Baca juga: Polresta Mataram pasang pita penggaduh di jalan utama mencegah balap liar

Puteh menyampaikan bahwa dalam penindakan tersebut pihaknya masih memberikan toleransi kepada pelanggar dengan syarat menormalisasi knalpot.

"Jadi, pengendara dapat mengambil kembali kendaraannya di Mapolresta Mataram, tapi harus mengganti knalpotnya sesuai standar, biar tidak bising lagi," ucap dia.

Lebih lanjut, Puteh mengimbau masyarakat khususnya para pengguna kendaraan roda dua agar mematuhi aturan berkendara dan tetap menjaga sikap toleransi agar situasi kamtibmas berjalan dengan lancar tanpa gangguan.

Baca juga: Balap liar di jalanan Kota Mataram, 282 kendaraan motor diamankan polisi
Baca juga: Pemkot perketat pengawasan balap liar di Mataram
Baca juga: Polresta Mataram jaring 48 motor balap liar dan sita 1.619 kotak petasan



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026