"Semoga ISNU ke depan bisa berkontribusi mengawal transformasi Indonesia, menuju Indonesia Emas 2045,"

Mataram (ANTARA) - Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kamaruddin Amin menegaskan kesiapan ISNU dalam berkontribusi dan mendukung program-program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

"Semoga ISNU ke depan bisa berkontribusi mengawal transformasi Indonesia, menuju Indonesia Emas 2045," kata Kamaruddin Amin pada kegiatan Pelantikan dan Madrasah Kader Pengurus Pimpinan Wilayah ISNU NTB di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan ISNU harus bisa mengambil peran, ikut berpartisipasi, dan berkontribusi dalam memajukan Indonesia.

"Indonesia masih menghadapi tantangan yang cukup besar. Mulai tantangan geopolitik global, perubahan iklim, pertumbuhan ekonomi global yang sangat melambat dan sejumlah isu-isu yang mempengaruhi pertumbuhan dan dialektika kita berbangsa bernegara," ujarnya.

Menurutnya, Indonesia punya cita-cita untuk menjadi negara maju, keluar dari jebakan "middle income trap" negara dengan berpenghasilan menengah. Termasuk, menghapus kemiskinan ekstrem akhir tahun.

"Income perkapita kita baru mencapai 4.200 US dollar per tahun, Malaysia sudah mencapai 10.000 US dollar, apalagi Singapura sudah mencapai 69.000 US dollar. Untuk menjadi negara maju untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah kita harus berpenghasilan minimal 13.000 US dollar," tegas Sekjen Kemenag ini.

Meski tantangan negara masih banyak, namun pihaknya meminta pengurus ISNU tetap optimis dan mendukung program pemerintah Presiden Prabowo.

"Mendukung pemerintah adalah kewajiban eksistensial lembaga atau organisasi ISNU. Saya optimis ISNU akan membawa perubahan di masyarakat," katanya.

Senada dengan itu, Ketua ISNU NTB Zamroni Azis juga menegaskan dukungan ISNU terhadap program-program pemerintah pusat termasuk daerah demi kemajuan pembangunan Indonesia dan NTB.

"Dukungan ini sebagai bentuk pengabdian kaum intelektual Nahdliyin terhadap agama, bangsa, dan negara," ujarnya.

Menurutnya, sebagai organisasi yang menghimpun kalangan akademisi, sarjana, profesor, birokrat, politisi hingga pengusaha, ISNU siap memberikan kontribusi nyata melalui pemikiran dan keahlian yang dimiliki.

"Organisasi ISNU tidak hanya terbatas pada urusan keagamaan, tetapi juga harus hadir dalam menjawab persoalan sosial dan pembangunan daerah. Karena itu, ISNU NTB siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung kemajuan daerah," tegas Kanwil Kemenag NTB ini.

ISNU juga menyatakan kesiapan untuk mendukung kepemimpinan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur dalam menjalankan program pembangunan daerah selama masa kepemimpinan mereka.

"ISNU siap mendukung program Iqbal-Dinda selama masa kepemimpinan. Apapun yang bisa kami lakukan, ISNU siap bekerja sama untuk kemajuan NTB dan Indonesia," katanya.

Selain pelantikan dan madrasah kader Pengurus Pimpinan Wilayah ISNU NTB, kegiatan itu juga diisi pemberian penghargaan terhadap tiga perempuan inspiratif atas dedikasi mereka di bidang pendidikan dan dakwah di NTB.

Tiga tokoh perempuan inspiratif itu, yakni Hj Halimah Turmudzi Badaruddin Ponpes Qomarul Huda Bagu sekaligus istri Rais Syuriah PW NU NTB, dan kedua putri dari Pahlawan Nasional asal NTB, TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yakni Hj Sitti Rauhun NWDI Pancor dan Hj Sitti Raihanun NW Anjani.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026