Mataram (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kinnastri Mohan Roliskana mengatakan keberadaan posyandu di kota itu harus mampu menjadi pusat layanan warga yang mudah diakses, berkualitas, dan berkelanjutan.

"Melalui penguatan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), kami ingin memastikan kehadiran posyandu di tingkat lingkungan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat," katanya di Mataram, Kamis.

Untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, lanjutnya, dalam peringatan Hari Posyandu Nasional pada Rabu (29/4) dirinya bersama tim posyandu melaksanakan kunjungan ke sejumlah posyandu di Kota Mataram dengan mengusung tema "transformasi Posyandu 6 SPM" yakni mendekatkan layanan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Tim Penilai apresiasi kesiapan Posyandu Kalende Indah Bima

Ia mengatakan kegiatan kunjungan diawali di Posyandu Cendana, Kelurahan Babakan, kemudian dilanjutkan ke Posyandu Pelangi, Kelurahan Cakranegara Barat.
Selanjutnya mengunjungi Posyandu Monja Balita di Kelurahan Monjok, dan diakhiri di Posyandu Kenanga, Kelurahan Mataram Timur.

"Dalam kegiatan tersebut kami meninjau langsung pelaksanaan layanan posyandu serta berdialog dengan para kader dan masyarakat setempat," kata Kinnastri yang merupakan istri Wali Kota Mataram Mohan Roliskana.

Baca juga: Sumbawa Barat siapkan layanan posyandu terintegrasi

Kunjungan yang dilakukan itu menjadi bentuk apresiasi dan motivasi bagi para kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, kata dia, diharapkan transformasi posyandu melalui 6 SPM menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan yang lebih terpadu, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga mencakup aspek pendidikan, sosial, hingga lingkungan, serta mampu meningkatkan kualitas layanan masyarakat secara merata.

"Kami berharap momentum Hari Posyandu Nasional semakin memperkuat peran posyandu sebagai pilar penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Mataram," katanya.