Lupa mematikan tungku, nenek dan rumahnya hangus terbakar
Minggu, 22 September 2019 17:14 WIB
Ilustrasi kebakaran. (Istimewa)
Cianjur (ANTARA) - Hadsih (60) warga Kampung Ciroyom, Desa Simpang, Kecamatan Takokak, Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia hangus terbakar bersama rumahnya karena lupa mematikan tungku kayu yang menghanguskan rumahnya hingga rata dengan tanah.
Kepala Polsek Takokak Inspektur Polisi Satu Deden Dang Diki pada wartawan Minggu, mengatakan, peristiwa yang menewaskan pemilik rumah tersebut, berawal ketika Hadsih yang sedang sakit menyalakan tungku kayu di bagian belakang rumah untuk menghangatkan tubuh karena sedang sakit.
"Diduga korban tertidur dan tidak sempat mematikan tungku yang terus menyala hingga menjalar dan membakar rumah berdinding bilik bambu. Sehingga korban tewas terbakar karena pemadaman api terkendala jauhnya sumber air," katanya.
Hal tersebut ungkap dia berdasarkan keterangan saksi mata warga sekitar yang sempat memanggil korban agar segera terbangun karena api dengan cepat telah melalap seluruh bangunan yang sebgaian besar terbuat dari kayu.
Namun hingga warga berusaha memadaman api dengan alat seadanya, korban tidak kunjung keluar dari dalam rumah. Sedangkan warga tidak berani menerobos ke dalam rumah karena bangunan mulai ambruk dan api terus membesar.
"Upaya menyelamatkan korban tidak dapat dilakukan karena api menjalar dengan cepat dan korban tidak kunjung terlihat. Korban ditemukan terbakar tidak jauh dari tungku kayu," katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan petugas bersama warga mengevakuasi jasad korban untuk selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum setempat.
Kepala Polsek Takokak Inspektur Polisi Satu Deden Dang Diki pada wartawan Minggu, mengatakan, peristiwa yang menewaskan pemilik rumah tersebut, berawal ketika Hadsih yang sedang sakit menyalakan tungku kayu di bagian belakang rumah untuk menghangatkan tubuh karena sedang sakit.
"Diduga korban tertidur dan tidak sempat mematikan tungku yang terus menyala hingga menjalar dan membakar rumah berdinding bilik bambu. Sehingga korban tewas terbakar karena pemadaman api terkendala jauhnya sumber air," katanya.
Hal tersebut ungkap dia berdasarkan keterangan saksi mata warga sekitar yang sempat memanggil korban agar segera terbangun karena api dengan cepat telah melalap seluruh bangunan yang sebgaian besar terbuat dari kayu.
Namun hingga warga berusaha memadaman api dengan alat seadanya, korban tidak kunjung keluar dari dalam rumah. Sedangkan warga tidak berani menerobos ke dalam rumah karena bangunan mulai ambruk dan api terus membesar.
"Upaya menyelamatkan korban tidak dapat dilakukan karena api menjalar dengan cepat dan korban tidak kunjung terlihat. Korban ditemukan terbakar tidak jauh dari tungku kayu," katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan petugas bersama warga mengevakuasi jasad korban untuk selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum setempat.
Pewarta : Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Lotim
24 April 2026 13:42 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Tim SAR Mataram evakuasi korban kecelakaan perahu di Gili Meno Lombok
01 January 2024 16:07 WIB, 2024