Informasi dari BMG menyebutkan, potensi hujan dan angin hingga 19 Februari berpotensi terjadi di Sumatera bagian selatan, Kalimantan Barat bagian selatan, Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua bagian selatan, Banten, Jawa Barat bagian barat dan pantai utara (pantura).
Sedangkan pada 20 – 23 Februari berpotensi terjadi di Sumatera bagian selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua bagian utara dan timur, Jawa bagian barat .
Sementara itu, ketinggian gelombang setinggi 2-3 meter pada 18-19 Februari berpotensi terjadi di perairan barat Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa, Laut Flores, perairan selatan Sulawesi, Laut Banda, perairan kepulauan Aru, perairan kepulauan Kai dan Tanimbar, perairan Kepulauan Sangihe Talaud, dan perairan utara Halmahera yang berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang
Sedangkan ketinggian gelombang 3- 4 meter berpotensi terjadi di Laut Arafuru, dan perairan selatan Merauke yang berbahaya bagi perahu nelayan, tongkang, tugboat, roro, LCT dan fery. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026