Mataram, 28/7 (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nusa Tenggara Barat menggelar operasi pasar bersubsidi di lima kabupaten/kota, sebagai upaya memberikan kemudahan bagi warga kurang mampu memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Ulayati Ali, di Mataram, Rabu mengatakan, lima kabupaten/kota yang dijadikan lokasi operasi pasar bersubsidi yaitu Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara dan Kabupaten Bima.
"Hari ini kita menggelar operasi pasar bersubsidi di Kabupaten Lombok Utara. Kabupaten Bima dan Lombok Tengah sudah kita gelar beberapa hari lalu," katanya.
Ia mengatakan, sumber dana operasi pasar bersubsidi tersebut berasal dari APBD dengan nilai Rp35 juta. Anggaran itu memang relatif kecil, sehingga belum mampu mengakomodir beberapa kabupaten/kota lainnya.
Ulayati menyebutkan, beberapa jenis kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau pada operasi pasar bersubsidi tersebut yakni beras C4 kualitas super dengan harga Rp4.500 per kilogram (kg), gula pasir Rp8.500/kg, minyak goreng Rp7.500/liter dan mie instan Rp800 per bungkus.
Semua jenis barang sudah disubsidi, beras ddan gula pasir merek gulaku masing-masing disubsidi Rp2.500/kg, katanya.
Dalam OP bersubdisi itu tidak menggunakan kupon sebagai tanda bukti bagi warga yang berhak melakukan pembelian karena penjualan dilakukan di wilayah pedesaan yang rata-rata penduduknya adalah ekonomi menengah ke bawah.
Namun, pihaknya membatasi jumlah pembelian untuk mengantisipasi adanya warga untuk tujuan diperdagangkan kembali.
OP selain untuk menekan harga kebutuhan pokok yang cenderung terus mengalami kenaikan, juga untuk membantu masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga murah menjelang bulan Ramadhan.
Ulayati mengatakan operasi pasar bersubsidi tersebut akan digelar hingga 5 Agustus 2010, dengan lokasi terakhir di Lombok Barat. Namun, tidak menutup kemungkinan OP bersubsidi akan kembali digelar menjelang Lebaran Idul Fitri. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026