Tali pengikat kapal penyeberangan Labuhan Lombok-Poto Tano putus, kepala truk tronton "cium" air laut

id Kapal,Pelabuhan

Tali pengikat kapal penyeberangan Labuhan Lombok-Poto Tano putus, kepala truk tronton "cium" air laut

Truk tronton bermuatan besi ulir atau besi beton dengan berat 55 ton, Kamis (25/6) pukul 15.40 WITA tergelincir ke laut saat akan menyeberang melalui pelabuhan Kayangan Labuhan Lombok, kabupaten Lombok Timur menggunakan KMP Kalebi.

Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Truk tronton bermuatan besi ulir atau besi beton dengan berat 55 ton, Kamis (25/6) pukul 15.40 WITA tergelincir ke laut saat akan menyeberang melalui pelabuhan Kayangan Labuhan Lombok, kabupaten Lombok Timur menggunakan KMP Kalebi.

Jatuhnya truk tronton tersebut akibat tali pengikat kapal terputus.

Dari keterangan sejumlah saksi, saat mobil truk tronton yang dikendarai Jhon Kasim (52), saat akan masuk ke dalam kapal, tiba-tiba tali pengikat kapal sebelah kiri terputus.

Sehingga truk tronton itu mundur, padahal kepala kendaraan baru masuk sedanglan kapal bergerak maju.

Akibatnya kepala kendaraan tronton terendam air laut, sedangkan sebagian badan truk itu masih nyangkut di atas jembatan randor. 
                                                                         
Atas insiden itu, kegiatan bongkar muat di dermaga II menjadi terganggu dan tidak bisa difungsikan.

Kapolsek KP3 Labuhan Kayangan melalui Kasubag Humas Iptu L Jaharuddin yang dikonfirmasi membenarkan, adanya kejadian kapal maju saat mobil tronton masuk kapal, tali pengikat kapal terputus.

"Kasus ini dalam penanganan petugas Polsek KP3 Labuhan Layangan," katanya. 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar