Dompu (ANTARA) - Bupati Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB) H Bambang M Yasin menyatakan menolak bergabung dengan Partai Politik (Parpol) dan memposisikan diri sebagai pembina parpol yang baik agar bisa merangkul semua parpol Kabupaten Dompu itu.
"Sejak awal mudah-mudahan sampai akhir jabatan, saya menyatakan tidak pernah ke mana-mana agar bisa kemana-mana. Artinya, saya tidak mau ada perlakuan tidak seimbang antara partai yang satu dengan partai lain," katanya di Dompu, Rabu.
Pernyataan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP ke-6 di Dompu yang dihadiri sejumlah tokoh partai dan pejabat setempat.
Dia mengatakan, beberapa kali dirinya sempat ditawari partai politik untuk menjadi pengurus maupun anggota kehormatan, namun tawaran itu ditolaknya dengan arif.
Bahkan salah satu partai politik besar, sudah mengirim undangan khusus yang isinya meminta kesedian Bambang, menghadiri hari jadi partai tersebut.
"Saya rencananya akan disematkan tanda kehormatan sebagai anggota kehormatan partai itu, namun saya menolaknya," tegasnya.
Bupati mengatakan, dengan memilih tidak bergabung dengan salah satu parpol, diharapkan dirinya bisa merangkul semua parpol yang ada.
Dalam menghadiri acara Muscab PPP itu, bupati sengaja mengajak Wakil Bupati Dompu, H Syamsuddin H Yasin, padahal undangan Muscab itu hanya ditujukan kepada dirinya.
"Ini bukti komitmen kami untuk tetap menjadi yang netral dan menjadi pembina parpol, dan semoga saja tetap terjaga," katanya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026