Apple merilis laporan terkait teknologi kesehatan

id Apple Watch, Apple, Apple health report, Stanford University

Apple merilis laporan terkait teknologi kesehatan

Seorang karyawan Apple Store menunjukkan Apple Watch Seri 5 di toko Apple Fifth Avenue di New York, AS, 19 September 2019. (REUTERS/Brendan McDermid)

Jakarta (ANTARA) - Apple merilis laporan terkait teknologi kesehatan yang tengah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan juga menguraikan strategi di pasar kesehatan digital. Chief Operating Officer Apple Jeff Williams menjadi pelopor dirilisnya laporan itu menjadi pertama kalinya bagi Apple menawarkan pandangan mendalam terkait pendekatannya terhadap pasar perawatan kesehatan.

Melansir Reuters, Kamis, Apple termasuk sebagai salah satu pemain di industri teknologi kesehatan sejak delapan tahun lalu. Fitur pertamanya adalah penyimpanan catatan medis melalui ponsel pintarnya yaitu iPhone.

Laporan itu menggandeng institusi-institusi ternama seperti Fakultas Kedokteran Universitas Standford sehingga studi tersebut sesuai dengan kaidah medis dan bisa menjangkau cukup banyak pengguna perangkat teknologi kesehatan.

Adapun target yang mengikuti penelitian ini didominasi oleh para pengguna Apple Watch, perangkat dengan sensor khusus bermanfaat memantau banyak hal termasuk kesehatan jantung hingga memantau aktivitas olahraga. Beberapa hasil temuan menarik dari penelitian itu di antaranya banyak pengguna yang telah menerima notifikasi terkait ketidakteraturan detak jantungnya.

Baca juga: Xiaomi siapkan ponsel "entry level" Redmi 10
Baca juga: Riset sebut ponsel 5G makin diminati,


Perangkat itu juga rupanya telah membantu cukup banyak pengguna mendapatkan pertolongan pertama ketika penggunanya terjatuh secara tiba-tiba. ketika penggunanya terjatuh secara tiba-tiba, bantuan tersebut hadir dengan menghubungi kontak darurat yang telah dimasukkan ke dalam Apple Watch.

Secara khusus, Apple menyebutkan saat ini teknologi kesehatannya itu memiliki sistem yang dapat menyimpan 150 jenis data kesehatan berbeda. Data tersebut dienkripsi sehingga pengguna dipastikan aman dari pencurian data dan hanya ia yang bisa mengaksesnya.

Petugas kesehatan yang menyarankan pasiennya menggunakan Apple Watch untuk memantau kesehatan, rupanya menemukan fakta bahwa setelah mendapatkan pemantauan dari hasil Apple Watch tingkat kesehatan pasien membaik di kunjungan berikutnya.

Dengan hasil yang terbilang positif itu, Apple bertekad untuk mengembangkan lebih banyak fitur kesehatan bagi penggunanya dan membuka jalan bagi industri kesehatan agar lebih optimal dengan teknologi serta dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa.

"Visi kami untuk masa depan adalah terus menciptakan teknologi berbasis sains yang melengkapi kehidupan manusia dengan lebih banyak informasi. Kami juga akan mengambil peran menjaga kesehatan pengguna dengan lebih baik sehingga pengguna tidak berjalan sendiri untuk merawat kesehatannya," kata Williams.