NW USUNG MUHYI ABIDIN PADA PEMILIHAN GUBERNUR NTB

id

     Mataram, 23/11 (ANTARA) - Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Wathan (NW) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusung DR TGH Lalu Muhyi Abidin, yang kini masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTB, untuk bertarung dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018.
     "Setelah kami berkali-kali membahasnya di tingkat pengurus NW NTB, akhirnya diputuskan pak Muhyi Abidin yang akan diusung sebagai calon Gubernur NTB," kata Ketua PW NW NTB RTGB KH Lalu Gede M Zainuddin Atsani, di Mataram, Jumat.
     NW merupakan organisasi Islam terbesar yang berbasis di wilayah NTB. Pengurus cabangnya berada di Jakarta, dan kota-kota lainnya di Indonesia. Bahkan, pengurusnya juga terbentuk di luar negeri.
     Gede mengatakan, PW NW sudah memutuskan untuk mengusung Muhyi, setelah mempertimbangkan aspirasi dari berbagai partai politik (parpol) dan kandidat calon gubernur yang mendekati mereka.
     Bahkan kandidat tertentu sudah mendeklarasikan tekadnya maju untuk bertarung dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode lima tahun berikutnya. 
     "Kandidat "incumbent" juga sudah mendekati kami," tambah Gede kepada wartawan dalam jumpa pers yang digelar di Sekretariat PW NW NTB di Mataram.
     Ia mengatakan, Muhyi akan diusung sebagai kandidat calon Gubernur NTB, namun tidak menutup kemungkinan diusung sebagai kandidat calon Wakil Gubernur NTB.
     Salah satu kemungkinannya, yakni Muhyi digandengkan dengan kandidat yang tengah berkuasa (incumbent) yakni DR TGH M Zainul Majdi, yang menjabat Gubernur NTB periode 2008-2013.
     Zainul yang menjabat Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat tentu diusung Partai Demokrat yang memiliki delapan kursi di DPRD NTB atau parpol yang meraih suara mayoritas kedua pada Pemilu 2009.
     "Tidak menutup kemungkinan Muhyi Abidin menjadi calon Wakil Gubernur, jika ada kesepakatan dengan parpol koalisi nantinya, karena setiap parpol memiliki calon masing-masing yang akan diusung. Juga jika calon gubernur dari 'incumbent' menggandeng Muhyi sebagai calon wakilnya. Artinya, semua itu bisa saja terjadi sebelum pendeklarasian pasangan dilakukan," ujarnya.
     Dijadwalkan, deklarasi untuk pasangan calon yang akan diusung PW NW akan dilakukan paling lambat awal Desember 2012.
     Gede optimistis, kandidat pasangan calon yang diusung PW NW akan menang dalam pemilihan kepala daerah di tingkat Provinsi NTB itu, karena masa pendukung NW di Pulau Lombok dan Sumbawa cukup banyak.
     "Sebenarnya, 90 persen parpol pengusung sudah ada, tetapi akan disebutkan saat pendeklarasian nantinya," ujarnya.
      Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB telah menetapkan jadwal pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018, pada 13 Mei 2013 untuk putaran pertama dan 22 Juli 2013 untuk putaran kedua.
     Masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang tengah berkuasa akan berakhir September 2013, sehingga enam bulan sebelumnya proses pemilihan kepala daerah tingkat provinsi itu sudah harus dimulai.
     Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB  itu akan dipadukan dengan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, dan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur.  
     Sesuai ketentuan, pemilihan kepada bupati/wali kota yang waktunya masih dalam kisaran 90 hari jadwal pemilihan gubernur, maka dapat dilakukan secara bersamaan.
     KPU NTB juga telah menetapkan jadwal pencalonan kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode lima tahun berikutnya, akan dimulai pada 9 Desember 2012 hingga 7 Desember 2013 untuk pasangan calon perseorangan, dan 5-11 Februari 2013 untuk pasangan calon yang diusung partai politik atau gabungan partai politik. (*)


Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar