Temuan-temuan IPTEK yang berbasis digital tak bisa dihindari karena itu tools atau alat untuk memudahkan interaksi dan komunikasi
Mataram (Antaranews NTB) - Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, sektor ekonomi kreatif akan menjadi salah satu pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi NTB ke depan.

Ia menuturkan, pembangunan Provinsi NTB yang kini tengah menggeliat di sektor pariwisata sekaligus mengokohkan branding sebagai destinasi halal dunia, memunculkan banyak potensi dan peluang ikutan yang turut mendorong pembangunan sektor lainnya.

"NTB adalah salah satu pusat wisata halal dunia yang memiliki keindahan alam yang luar biasa, kekayaan budaya yang sangat beragam ada Sasak, Samawa, Mbojo (Sasambo). NTB juga punya kekayaan akan produk-produk kerajinan seperti tenun yang beraneka ragam, mutiara, gerabah, ukir. Kuliner kuliner tradisional juga beragam, ini yang akan menjadi modal yang sangat besar untuk tumbuh dan berkembangnya kembangnya industri kreatif kita ke depan," katanya di Mataram, Rabu.

Perempuan yang akrab disapa SRD ini, memaparkan peran pemerintah sebagai fasilitator, mediator dan pendorong harus menggandeng pihak-pihak yang memiliki kompetensi dan kepedulian dengan industri kreatif. Misalnya dengan melibatkan sektor perbankan, para pengusaha, para ahli, akademisi perguruan tinggi, media massa dan lain sebagainya.

"Dengan menggandeng para pihak ini, diharapkan agar masalah permodalan, kualitas produksi, hingga ke masalah pemasaran akan bisa tertangani dengan baik," ujarnya.

Ia mengatakan, dengan mendorong pembangunan ekonomi kreatif di NTB maka upaya pemberdayaan perempuan juga akan ikut terbantu. Sebab, sebagian besar pelaku industri kreatif di NTB ini adalah kaum perempuan.

"Peran perempuan sangatlah besar, karena pelaku dari ekonomi kreatif ini sebagian besar wanita. Misalnya industri kuliner, kerajinan tenun, dan lain sebagainya," katanya.

Menurutnya, pemerintahan Zul-Rohmi ke depan akan menggandeng juga organisasi perempuan seperti IWAPI dan lainnya untuk turut memajukan industri kreatif di NTB. Sehingga nantinya, mulai dari sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan akan banyak melibatkan organisasi-organisasi wanita, majelis taklim, LSM perempuan, akademisi perempuan dan lain sebagainya," tukasnya.

Hal yang tak kalah penting, papar SRD, yang harus diperhatikan dalam memajukan industri kreatif adalah dengan mendorong masyarakat agar lebih melek teknologi dan dunia digital. Seiring perkembangan ilmu dan teknologi yang berbasiskan digital.

Untuk itu, cawagub NTB ini mendorong kaum muda NTB secara kreatif memanfaatkan peluang usaha yang berbasiskan teknologi digital. Dengan begitu akan memotivasi yang lain. Karena menurutnya, kemajuan IPTEK merupakan konsekuensi logis yang harus dihadapi seiring berkembangnya peradaban jaman.

"Temuan-temuan IPTEK yang berbasis digital tak bisa dihindari karena itu tools atau alat untuk memudahkan interaksi dan komunikasi," ujar Rohmi.

Bagi Rohmi, anak muda yang hebat dan cerdas itu harus pandai memanfaatkan celah dan peluang dibalik kemajuan inovasi tehnologi.

"Peluang usaha yang memanfaatkan teknologi berbasis digital masih terbuka lebar," tambahnya. (*)

Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026