Bappeda NTB luncurkan gerakan bebas sampah

id Bappeda,NTB,Bebas sampah

Program "zero waste" Bappeda NTB. Foto/ist

Ini merupakan bagian penting dari kegiatan-kegiatan besar di NTB
Mataram (Antaranews NTB)  - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan gerakan bebas sampah "zero waste" di Mataram, Jumat.

Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan mengapresiasi apa yang dilakukan Bappeda NTB dalam menginisasi dan menciptakan lingkungan kantor "zero waste" sehingga kedepannya pegawai Bappeda mampu menjadi agen "zero waste".

"Ini merupakan bagian penting dari kegiatan-kegiatan besar di NTB," ujarnya saat meluncurkan bebas sampah di kantor Bappeda NTB.

Ia menjelaskan, bahwa "zero waste" merupakan sesuatu yang sangat mendasar dalam kehidupan. Karena itu, sudah saatnya warga NTB merubah mindset untuk menempatkan kesehatan sebagai prioritas dalam hidup.

"Kenapa sampai kualitas air di NTB rendah, kenapa kualitas air di Bali lebih baik? Jawabannya adalah manusianya," tegas Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB.

Menurutnya, saat ini yang perlu di dorong bagaimana merubah mindset warga khususnya di tingkat keluarga untuk punya standar kesehatan yang bagus.

"Sebenarnya ini sangat mudah dilakukan, namun karena tidak pernah kita lakukan, akhirnya menjadi sesuatu yang kita anggap remeh. Sebab, pemahaman dan esensi kebersihan tidak muncul dari dalam hati," terangnya.

Selain itu, setelah peluncuran tersebut, Ummi Rohmi mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB bisa memberikan contoh bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat.

"Saya harap usai peluncuran ini dapat diikuti dengan tanggung jawab moril seluruh ASN, sehingga bisa di "follow up" yang jelas. Karena kita tidak saja berbicara fasilitas dan sarana prasarana, tempat sampah, tumbler, ini bisa kita beli. Namun, mindset tentang kebersihan dan kesehatan menjadi mindset utama dan prioritas utama dalam hidup," ucapnya.

Semenatara itu, Kepala Bappeda NTB, Ridwansyah menyampaikan komitmen Bappeda NTB untuk dapat mengurangi dan menyelesaikan sampah mulai dari lingkungan kantor.

"Itulah komitmen kami, dengan jumlah 150 pegawai. Artinya ketika sekali rapat, sekali kegiatan, bisa jadi dalam sehari paling tidak membawa botol dan meminum dari bahan plastik. InshaAllah dalam sehari 500 botol plastik yang kita bisa kurangi sampah," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Nirkomala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar