Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan pengembangan pariwisata sebagai bentuk komitmen dalam menurunkan angka kemiskinan di daerah setempat.

"Penguatan tata kelola daerah dan pembenahan pariwisata itu untuk menekan angka kemiskinan," kata Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat acara silaturahim dan temu wicara bersama pelaku UMKM dan pariwisata untuk Lombok Timur SMART, di Kantor Camat Sembalun Lombok Timur, Senin.

Ia menyebut pemerintah daerah tetap fokus dalam pengentasan kemiskinan, sehingga dilakukan pembenahan tata kelola daerah, termasuk melakukan pembenahan pariwisata.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan cita cita tersebut, dia akan melakukan pendekatan berdasarkan wilayah, baik itu berkaitan penanganan kemiskinan, termasuk menuntaskan permasalahan pariwisata di semua wilayah.

"Persoalan pariwisata penuntasannya kami mulai dari wilayah selatan, dalam setiap pertemuan semua pelaku pariwisata dan UMKM dikumpulkan," katanya.

Baca juga: Pemkab Lombok Timur membentuk Ranperda pembangunan pariwisata

Ia juga menyoroti isu akomodasi terkait penyebab tamu yang tidak bisa menginap, karena berimbas pada penurunan pajak yang dinilai signifikan dari Rp60 juta menjadi hanya Rp15 juta per bulan.

"Kami kekhawatiran serius jika pemilik hotel non-Lombok Timur, seperti investor dari Prancis atau Belanda menyebarkan kabar negatif tentang ketidaknyamanan, hal ini yang harus diantisipasi," katanya.

Menurut dia, hal ini demi menjaga harkat, martabat, dan kehormatan masyarakat Lombok Timur, sehingga dia menekankan pentingnya sinergisitas tetap dijaga serta berjuang secara kolektif.

"Artinya kehormatan masyarakat Lombok Timur harus dijaga, tidak boleh disepelekan sama orang luar," katanya.

Baca juga: Pemerintah bangun SPAM perkuat pariwisata Sembalun Lombok Timur

Lebih lanjut bupati mengatakan potensi yang dimiliki Lombok Timur harus tetap dijaga dan dikelola dengan baik.

"Kalau tidak mengelola dengan baik, serius, dan jujur itu berat. Semua persoalan bisa diselesaikan dengan perjuangan dan koordinasi bersama," katanya.

Baca juga: Pertumbuhan ekonomi jadi prioritas di Lombok Timur
Baca juga: Program 'Gumi Seri' diluncurkan di Lombok Timur



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026