Mataram (ANTARA) - Mahasiswi asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nadya Ayu Ramadhania Putri, meraih juara satu dalam ajang Young Womenpreneur Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Lombok Womenpreneur Club (LWC).
Para dewan juri mengumumkan para pemenang dan menyerahkan hadiah kepada empat orang juara kompetisi wanita muda pengusaha atau Young Womenpreneur Competition 2025, dalam puncak acara yang digelar di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Minggu (13/7).
Nadya, pemilik Dyana Catering, berhasil memikat lima dewan juri berkat usahanya yang menyajikan katering berkualitas dengan harga terjangkau, yakni Rp10.000 per porsi. Katering tersebut menyasar pasar luas di Kabupaten Lombok Tengah dan memberdayakan masyarakat lokal.
"Meski masih muda, Nadya telah membangun bisnis katering yang besar dan berkontribusi pada pemberdayaan komunitas sekitarnya," kata Rektor UTS sekaligus Direktur Area ACSB NTB, Hj Niken Zulkieflimansyah, yang juga menjadi salah satu juri.
Baca juga: LWC motivasi perempuan pengusaha tetap semangat di tengah efisiensi anggaran
Selain Nadya, tiga mahasiswi lainnya juga meraih juara dalam kompetisi, yakni juara 2 diraih Juliani Rianto Tan, dengan usaha Livin, yang fokus pada penjualan pakaian di KEK Mandalika, Lombok Tengah.
Selanjutnya, juara 3 diraih oleh Adina Edian Putri, yang mengembangkan bisnis Santara Food di Kota Mataram, dan juara favorit diraih oleh Nila Athalia Sholihah, dengan produk Uta Londe Mbojo, bandeng presto khas Bima.
Para juri yang terlibat dalam penilaian antara lain Ketua LWC Indah Purwanti, dr. Maya Pramudita (Docpreneur The Clinic Lombok), Yogi Mahatma (Founder Inside Lombok), dan Lalu Moh. Iqbal (Owner Roti Gembong Mandalika dan Ketua TDA Mataram 4.0).
Baca juga: LWC dipercaya Kemenkominfo edukasi warga Lombok Barat melek digital
Menurut Hj Niken, ajang ini membuktikan bahwa perempuan-perempuan muda NTB memiliki keberanian untuk memulai bisnis sejak usia dini, bahkan saat masih kuliah.
"Ini menunjukkan bahwa jika perempuan diberi kesempatan dan dukungan, mereka bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah," ujarnya.
Sementara itu, Founder LWC Indah Purwanti mengatakan bahwa kompetisi ini dirancang untuk melahirkan wirausaha perempuan muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga tangguh.
Baca juga: LPP Mataram dan LWC bersinergi latih warga binaan berwirausaha
Ajang ini diawali dengan seleksi dari 500 peserta, disaring menjadi 20 besar melalui kurasi dan business coaching. Setelah sesi deep interview dan mentoring, 10 finalis terpilih tampil di babak final untuk memperebutkan posisi juara.
LWC juga memperkenalkan para finalis ke dalam jejaring komunitas pengusaha perempuan NTB agar mereka memiliki panutan dan bimbingan berkelanjutan.
"Kami bahkan resmi melamar mereka untuk menjadi pengurus muda LWC, agar mereka bisa tumbuh bersama komunitas," kata Indah.
Baca juga: BI NTB ajak LWC teladani cara bisnis Khadijah
Pewarta : Awaludin
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026